Kisah Upaya Pencurian Jasad Rasulullah

republika.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Makam Rasulullah SAW pernah menjadi target perbuatan keji. Dua orang berkomplot untuk mencuri jasad mulia Nabi Muhammad SAW. Rencana mereka nyaris berhasil, sampai akhirnya seorang penguasa Muslim turun tangan.

Seperti dikisahkan sejarawan Ali Hafiz dalam kitabnya, Fushul min Tarikh al-Madinah al-Munawwarah. Pada zaman Dinasti Abbasiyah, keadaan umat Islam sedang tidak kukuh.

Baca Juga
  • Yang Terakhir Menyentuh Jenazah Rasulullah
  • Cara Jaga Pola Makan Sehat Setelah Ramadhan Usai
  • Polda Bali Atasi Antrean Kendaraan Menuju Pelabuhan Gilimanuk

Berbagai serangan dari bangsa-bangsa luar, terutama yang bersatu di bawah bendera Tentara Salib, melemahkan sendi-sendi pertahanan kaum Muslimin.

Saat itu, raja-raja Kristen dari Eropa ingin sekali menjungkalkan pengaruh sultan-sultan Muslim di Tanah Suci. Beberapa dari mereka lantas merekrut dua orang mata-mata dari Afrika Utara. Keduanya beragama Kristen, tetapi dalam misi ini berpura-pura masuk Islam.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Singkat cerita, mereka berhasil menembus Madinah. Awalnya, dua orang ini memperkenalkan diri kepada penduduk setempat sebagai peziarah. Setelah menunaikan haji di Masjid al-Haram, mereka mengaku tidak ingin langsung pulang kampung.

Keduanya lantas meminta izin untuk bermukim di Madinah. Warga sekitar tidak keberatan. Bahkan, mereka tinggal di sebuah rumah yang cukup dekat dengan Masjid Nabawi.

Bertahun-tahun lamanya mereka bersosialisasi secara wajar dengan kaum Muslimin di Madinah. Mereka sering ikut majelis-majelis ilmu. Gemar berderma. Penampilan mereka tidak ubahnya orang-orang salih.

Memasuki tahun 1164. Sementara itu, di Damaskus (Suriah) ada Sultan Nuruddin Mahmud Zengi. Dialah penguasa negeri Syam dan sekitarnya, bahkan pengaruhnya diakui besar hingga ke Haramain.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Narapidana Lapas Banyuasin Tewas dengan Luka Lebam, Polisi Lakukan Penyelidikan
• 12 jam lalujpnn.com
thumb
Sarat Pesan Politik, “Mr. Nobody Against Putin" Raih Film Dokumenter Terbaik di Oscar 2026
• 3 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Ahmad Luthfi Gubernur Jateng Soroti Integritas Pejabat Usai OTT KPK di Cilacap
• 19 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
DPR Apresiasi Langkah Kemenpora-Kemendikdasmen Perkuat Olahraga di Sekolah
• 17 jam lalumedcom.id
thumb
Gelar Razia, Polisi Amankan Konvoi Remaja Pembawa Petasan di Jakarta Barat
• 4 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.