Persija Jakarta ditahan Dewa United 1-1 dalam laga tunda Super League 2025/26 di JIS, Minggu (15/3). Mauricio Souza merasa bertanggung jawab dan mengaku paham kekecewaan Jakmania.
Souza sebut Persija sudah bekerja keras. Namun, absennya sejumlah pilar menyulitkan 'Macan Kemayoran' di laga ini.
"Hari ini kami tidak memiliki Alaaeddine, kami tidak memiliki Allano, kami tidak memiliki Mauro, dan kami tidak memiliki Paulo. Dan kami memainkan pertandingan pertama Jean sebagai starter untuk tim," ujarnya dalam konferensi pers pascalaga.
"Jadi kami merasakan frustrasi para penggemar, frustrasi para penggemar juga merupakan frustrasi kami. Karena kami bekerja keras setiap hari, berlatih di bawah terik matahari, di tengah hujan. Saya pulang jam 1 pagi untuk dapat memberikan kegembiraan kepada kita semua. Kami akan berjuang sampai akhir," tambah Souza.
Saat ini, sejumlah Jakmania sudah jengah dengan performa inkonsisten Persija. Akan tetapi, pelatih asal Brasil tersebut tak mau memusingkannya.
"Dan kami tidak melihat apa yang dikatakan media sosial. Karena saya tidak bisa mengontrol apa yang kalian katakan. Saya mengontrol apa yang saya lakukan. Dan saya menantang kalian untuk memilih pertandingan di mana lawan lebih baik daripada kita. Kemudian kita akan membahas strategi," tandasnya.
Di laga lain, Persib Bandung ditahan Borneo FC 1-1 di Stadion Segiri. Dengan begini, klasemen sementara: Persib masih nyaman di puncak dengan 58 poin, Borneo FC menguntit urutan kedua dengan 54 poin, sedangkan Persija di peringkat tiga dengan 52 poin, dan Dewa di posisi 9 dengan 34 poin. Semua tim telah 25 kali bertanding.




