Korsel kaji permintaan Trump kirim kapal ke Selat Hormuz

antaranews.com
11 jam lalu
Cover Berita
Seoul (ANTARA) - Kantor kepresidenan Korea Selatan pada Minggu (15/3) mengatakan akan mempertimbangkan dengan cermat permintaan Presiden AS Donald Trump untuk mengirim kapal ke Selat Hormuz.

Seorang pejabat di kantor itu mengatakan Korea Selatan (Korsel) mencermati unggahan Trump di media sosial tentang Selat Hormuz, jalur pengiriman minyak utama di kawasan Teluk, yang ditutup oleh Iran selama perang melawan AS-Israel.

Pada Sabtu, Trump meminta Korsel dan negara-negara lain yang terdampak untuk mengirim kapal agar selat tersebut tetap "terbuka dan aman," di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap pengiriman minyak global.

Trump juga menyebut China, Prancis, Jepang, dan Inggris sebagai negara yang terdampak "pembatasan sepihak" oleh Iran di selat itu.

"Keamanan jalur maritim internasional dan kebebasan navigasi sejalan dengan kepentingan semua negara dan dilindungi oleh hukum internasional," kata pejabat itu.

"Berdasarkan hal itu, kami berharap jaringan logistik maritim global segera kembali normal," katanya.

Sumber: Yonhap/OANA

Baca juga: Iran: Keamanan Selat Hormuz berlaku untuk semua
Baca juga: Komandan IRGC sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tapi dikendalikan Iran


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Belum Ada Lonjakan, Arus Mudik Lebaran 2026 Via GT Ngawi dan Warugunung Masih Normal
• 19 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Sidang Isbat Hingga Tiba-Tiba Kuis, Deretan Program Lebaran Penuh Cinta SCTV
• 48 menit lalutabloidbintang.com
thumb
Di Riau, Kawasan Hidrologi Gambut Diduga Telah Dialihfungsikan Jadi Perkebunan Kelapa Sawit
• 19 jam lalurealita.co
thumb
ARCI, EMAS, dan PSAB Resmi Masuk Indeks Global Junior Gold Miners
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Kecelakaan beruntun terjadi di jalur mudik Garut, macet 3 km
• 10 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.