Belum Ada Lonjakan, Arus Mudik Lebaran 2026 Via GT Ngawi dan Warugunung Masih Normal

suarasurabaya.net
2 jam lalu
Cover Berita

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur menyebut arus mudik Lebaran 2026 yang melintasi wilayah Jatim belum menunjukkan peningkatan signifikan hingga Minggu (15/3/2026).

Kombes Pol Iwan Saktiadi Dirlantas Polda Jatim mengatakan, pemerintah sebelumnya memprediksi arus mudik akan terjadi dalam dua gelombang, yakni pada 13 Maret dan 18 Maret 2026.

Namun hingga 13 Maret lalu, pergerakan kendaraan menuju Jawa Timur masih terpantau belum ada lonjakan yang berarti.

“Nah pada 13 Maret 2026 kemarin, khusus di Jawa Timur, saya sampaikan bahwa tidak ada kenaikan berarti,” ujar Iwan ketika on air di Radio Suara Surabaya, Minggu sore.

Ia menjelaskan indikator tersebut terlihat dari volume kendaraan yang melintas di sejumlah gerbang tol perbatasan provinsi.

Di antaranya adalah Gerbang Tol Ngawi yang berbatasan langsung dengan Jawa Tengah serta Gerbang Tol Warugunung. Kedua titik tersebut tidak menunjukkan peningkatan arus kendaraan yang signifikan.

“Artinya sepanjang hari itu longgar. Sampai dengan Minggu hari ini belum ada lonjakan yang cukup berarti pada mobilitas antarprovinsi,” ujar Iwan.

Kombes Pol Iwan Saktiadi Dirlantas Polda Jawa Timur (Jatim) ketika on air di Radio Suara Surabaya pada Minggu (15/3/2026). Foto: Suarasurabaya.net

Pihak kepolisian kini bersiap menghadapi kemungkinan lonjakan kendaraan pada gelombang kedua yang diprediksi terjadi pada 18 Maret 2026.

Iwan mengatakan skenario rekayasa lalu lintas, termasuk penerapan sistem satu arah atau one way, kemungkinan akan diberlakukan oleh Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri untuk mengatur arus kendaraan menuju Jawa Tengah.

Ia menambahkan kebijakan tersebut juga berpotensi berdampak pada arus kendaraan yang menuju Jawa Timur, karena sebagian jalur tol akan mengalami penyesuaian arus lalu lintas.

Oleh karena itu, masyarakat yang berencana melakukan perjalanan mudik, diimbau untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang. Mulai dari menentukan waktu keberangkatan hingga menyiapkan kebutuhan selama perjalanan.

“Bagi para pendengar Radio Ssuara Surabaya yang akan merencanakan mudik ke Jawa Timur, baik dari mungkin Jawa Tengah ataupun Jawa Barat ataupun dari Jakarta, informasi ini semoga bisa membawa tambahan insight untuk me-manage waktunya, kapan akan berangkat, perbekalan apa yang akan disiapkan, mau istirahat di mana sepanjang rute perjalanan, agar betul-betul dipersiapkan,” jabarnya. (saf/ham)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KDM Beri Kompensasi Rp1,4 Juta untuk Tukang Becak Pantura Cirebon
• 4 jam lalutvrinews.com
thumb
Menu Ramadhan Signature Hadir di Makassar, Putu Mayang hingga Bubur Campursari Jadi Primadona
• 11 jam laluterkini.id
thumb
Bocoran Terbaru Novel Eka Kurniawan: Coreng Hitam
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Bahlil Ajak Menteri Energi Indo-Pasifik Kolaborasi Seiring Ketidakpastian Pasokan Global
• 1 jam laluviva.co.id
thumb
Jelang Lebaran, Kemenag Ingatkan ASN Tolak Gratifikasi
• 6 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.