Negara Indo-Pasifik Sepakat Perkuat Kerja Sama Keamanan Energi di Forum Tokyo

pantau.com
19 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Delegasi pemerintah dan pelaku bisnis dari kawasan Indo-Pasifik menegaskan komitmen untuk memperkuat kerja sama dalam mengamankan pasokan energi yang stabil di kawasan tersebut.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Forum Menteri dan Bisnis Keamanan Energi Indo-Pasifik yang berlangsung selama dua hari di Tokyo, Jepang.

Forum tersebut diselenggarakan bersama oleh Jepang dan Amerika Serikat dengan melibatkan menteri pemerintah serta pemimpin bisnis dari 18 negara di kawasan Indo-Pasifik.

Menteri Perindustrian Jepang Ryosei Akazawa menyampaikan bahwa para peserta forum menegaskan pentingnya investasi pada infrastruktur energi yang stabil dan andal.

"Pentingnya investasi dalam infrastruktur yang stabil dan andal, seperti untuk tenaga nuklir dan gas alam cair, untuk mengatasi permintaan energi yang tinggi di Asia," ungkapnya.

Ketegangan Timur Tengah Pengaruhi Pasokan Energi

Pertemuan tersebut berlangsung di tengah konflik di Timur Tengah yang berdampak pada keamanan pasokan energi global.

Situasi tersebut berkaitan dengan kondisi Selat Hormuz yang secara efektif mengalami blokade oleh Iran di tengah konflik dengan Amerika Serikat dan Israel.

Selat Hormuz merupakan jalur laut strategis yang dilalui sebagian besar pengiriman minyak dari Timur Tengah menuju Asia.

Dalam forum tersebut para peserta juga membahas penguatan sistem energi yang tangguh guna menjamin keamanan energi kawasan di masa depan.

AS dan Jepang Perkuat Kerja Sama Energi

Menteri Dalam Negeri Amerika Serikat Doug Burgum menegaskan pentingnya kerja sama kawasan dalam menghadapi tantangan energi global.

"Memperkuat kemitraan di seluruh Indo-Pasifik sangat penting untuk keamanan dan kemakmuran global," katanya.

Ia juga menyatakan komitmen Amerika Serikat untuk memperluas ekspor energi serta menghadapi pihak yang menggunakan energi sebagai alat tekanan politik.

Di sela-sela forum tersebut Jepang dan Amerika Serikat juga sepakat membentuk tim respons cepat untuk menangani gangguan pada rantai pasokan mineral penting.

Kedua negara juga berkomitmen memperdalam kerja sama bilateral di sektor mineral kritis dan energi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Karma Shorenk Indonesia Bagi Ribuan Takjil Gratis ke Pengguna Jalan di Lamongan
• 18 jam lalurealita.co
thumb
Polda Metro Jaya Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kemenhub dan Radio Sonora Rilis Peta Resmi Jalur Mudik 2026, Dibagikan Gratis!
• 3 jam lalugrid.id
thumb
Video: Jelang Libur Lebaran, ASN Resmi WFH Mulai Hari Ini
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Menunggu kereta lebih nyaman dengan coworking space di Stasiun Gambir
• 23 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.