Polda Metro Jaya Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Polda Metro Jaya berkomitmen mengusut tuntas kasus penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Fokus utama kepolisian saat ini adalah mengungkap identitas serta menangkap dalang di balik aksi kriminal yang dinilai mencederai demokrasi tersebut.

"Fokus utama Kepolisian adalah mengungkap identitas serta menangkap pelaku di balik aksi kriminal yang mencederai demokrasi tersebut melalui pendekatan scientific crime investigation," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, dalam keterangan tertulisnya, dilansir Antara, Minggu, 15 Maret 2026.
 

Baca Juga :

Efek Tramadol dan Eksimer Jadi Pemicu Meningkatnya Aksi Tawuran

Budi menjelaskan bahwa Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, telah memberikan atensi khusus agar kasus ini menjadi prioritas utama. Tim gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya kini tengah melakukan analisa mendalam berbasis sains kriminalitas di lapangan.

"Mari kita beri ruang kepada tim gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk bekerja cepat segera mengungkap dan menangkap pelakunya," kata Budi.

Sebagai langkah responsif, Polda Metro Jaya telah mendirikan posko pengaduan khusus gangguan terhadap aktivis di Lobby Gedung Ditreskrimum. Masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini diimbau untuk melapor melalui Call Center 110 atau Hotline 0812-8559-9191 dengan jaminan kerahasiaan identitas.

"Kepada seluruh saksi yang mendengar, melihat, mengetahui atau mengalami langsung kejadian ini, kami mohon bantuannya untuk memberikan informasi kepada kami," tegasnya.


Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Foto: Metrotvnews.com/Fachri Audhia Hafiez.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan langsung pengusutan kasus ini secara transparan dan profesional. Kapolri memastikan proses penyelidikan akan dilakukan secara objektif berdasarkan bukti-bukti ilmiah.

“Jadi terkait perkembangan penyiraman aktivis, saya telah mendapatkan perintah langsung dari Bapak Presiden untuk melaksanakan pengusutan tuntas secara profesional dan transparan,” ujar Listyo saat meninjau Stasiun Gubeng Surabaya.

Sigit menambahkan bahwa saat ini penyidik sedang mengumpulkan dan mendalami setiap informasi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut secara bertahap. Hal ini dilakukan guna memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif dan memberikan perlindungan hukum bagi setiap warga negara, termasuk para aktivis.

“Saat ini kami sedang melakukan pengumpulan informasi dan informasi tersebut nantinya akan kita dalami satu per satu,” kata Listyo.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lupakan Kegagalan di AFC Challenge League, Dewa United Ingin Beri Kejutan Persija di BRI Super League
• 12 jam lalubola.com
thumb
2 Penjual Obat Daftar G Ditangkap Polisi di Jagakarsa, 28.243 Butir Obat Disita
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Viral Pria Ngamuk-Tendang Bus TJ di Sawangan gegara Mobil Jenazah Terhalang
• 1 jam laludetik.com
thumb
Libur Lebaran Lebih Nyaman dan Tenang: Diskon hingga Rp250.000
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka Meski Berada di Bawah Kendali Teheran
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.