Polda Metro Jaya akan mengusut tuntas kasus dugaan penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).
Kombes Pol Budi Hermanto Kabid Humas Polda Metro Jaya mengatakan, tim penyelidik saat ini bekerja intensif di lapangan untuk mengumpulkan bukti dan menelusuri identitas pelaku.
“Fokus utama Kepolisian adalah mengungkap identitas serta menangkap pelaku dibalik aksi kriminal yang mencederai demokrasi tersebut melalui pendekatan ‘scientific crime investigation’,” terangnya.
Budi turut menyebut bahwa Irjen Pol Asep Edi Suheri Kapolda Metro Jaya kini juga memberikan atensi khusus terhadap kasus ini dengan melakukan analisa mendalam berbasis sains kriminalitas.
“Mari kita beri ruang kepada tim gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk bekerja cepat segera mengungkap dan menangkap pelakunya,” ujarnya dilansir dari Antara.
Bahkan sekarang ini Polda Metro Jaya mendirikan posko pengaduan khusus terhadap gangguan kepada aktivis yang bertempat di Lobby Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.
Budi turut mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi serta menjamin keamanan dan kerahasiaan identitas bagi siapapun yang memberikan informasi tersebut.
“Kepada seluruh saksi yang mendengar, melihat, mengetahui atau mengalami langsung kejadian ini, kami mohon bantuannya untuk memberikan informasi kepada kami,” jelasnya.
Polda Metro Jaya memberikan jaminan perlindungan penuh bagi setiap saksi yang berkontribusi dalam penyelidikan ini. Pihaknya juga berkomitmen untuk tetap bertindak profesional, proporsional, dan akuntabel dalam menangani perkara. (ant/mar/saf/ham)




