Meta akan Hapus Fitur Enkripsi End-to-End di DM Instagram

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perusahaan teknologi Meta mengumumkan akan menghentikan fitur enkripsi end-to-end pada pesan langsung (DM) di Instagram. Berdasarkan pembaruan pada halaman dukungan perusahaan, fitur tersebut tidak akan lagi didukung setelah 8 Mei 2026.

Tidak seperti WhatsApp, enkripsi end-to-end di Instagram tidak pernah tersedia untuk seluruh pengguna dan juga tidak diaktifkan secara default. Fitur ini hanya bisa digunakan oleh pengguna di beberapa wilayah yang secara manual memilih untuk mengaktifkannya pada percakapan tertentu.

Baca Juga
  • Alasan Remaja Gemar Bermedsos karena Penuhi Kebutuhan Identitasnya
  • Tips Ngadepin Pertanyaan 'Usil' Saat Lebaran
  • Mau ke Oscar, Aktor Ini Dilarang Masuk AS Gara-Gara Paspornya Palestina

Dalam pernyataannya, juru bicara Meta mengatakan keputusan tersebut diambil karena rendahnya tingkat penggunaan. Menurut perusahaan, hanya sedikit pengguna yang memilih untuk mengaktifkan enkripsi end-to-end pada DM Instagram.

Instagram resmi mencapai tiga miliar pengguna aktif bulanan. (ilustrasi). - (Dok. Freepik)

 

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Karena sangat sedikit orang yang memilih menggunakan pesan terenkripsi end-to-end di DM, kami akan menghapus opsi ini dari Instagram dalam beberapa bulan ke depan," kata juru bicara Meta seperti dilansir laman Engadget, Ahad (15/3/2026).

la menambahkan bahwa pengguna yang ingin tetap menggunakan pesan dengan enkripsi end-to-end dapat beralih ke WhatsApp. Namun, Meta tidak menjelaskan secara rinci bagaimana status enkripsi pada layanan Facebook Messenger.

Perusahaan sebelumnya mulai mengaktifkan enkripsi end-to-end sebagai pengaturan default di Messenger pada 2023 setelah proses pengembangan yang berlangsung selama bertahun-tahun. Halaman dukungan Messenger saat ini menyebutkan bahwa Meta sedang dalam proses mengamankan pesan pribadi dengan enkripsi end-to-end secara default.

 

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polda Banten Terapkan Penyekatan di Jalur Cikuasa Atas untuk Cegah Penumpukan Kendaraan ke Pelabuhan Merak
• 10 jam lalupantau.com
thumb
DPP IMM desak aparat transparan usut penyiraman air keras Andrie Yunus
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
King Kobra 4 Meter Muncul di Pot Rumah, Warga Bogor Panggil Damkar
• 22 jam laludetik.com
thumb
Pemudik Via Tol Fungsional Palembang-Betung Bisa Exit di Pulau Rimau
• 6 jam laludetik.com
thumb
Momen Berbagi Ramadan 2026! Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Lansia dan Panti Sosial
• 18 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.