JAKARTA, DISWAY.ID – Rekaman kamera pengawas yang memperlihatkan dua orang terduga pelaku penyerangan terhadap aktivis Andrie Yunus ramai beredar di media sosial dalam beberapa hari terakhir.
Dalam rekaman tersebut, wajah pelaku terlihat cukup jelas sehingga memicu berbagai spekulasi di ruang publik.
BACA JUGA:Fatwa Muhammadiyah: Penyembelihan Hewan Dam Jemaah Haji Boleh Dilakukan di Indonesia
BACA JUGA:Telin Gandeng IPification Luncurkan Telin Mobile Network Verification, Solusi Cerdas Autentikasi Tanpa OTP
Menanggapi hal itu, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menegaskan bahwa proses penyelidikan tidak akan berhenti hanya pada dua orang yang terekam dalam video tersebut.
Lembaga tersebut menilai masih ada kemungkinan pihak lain yang terlibat di balik peristiwa penyiraman air keras terhadap korban.
Ketua Komnas HAM, Anis Hidayah, mengatakan bahwa pengungkapan kasus ini tidak hanya bertujuan menemukan pelaku di lapangan, tetapi juga menelusuri kemungkinan adanya pihak yang berada di balik aksi tersebut.
“Tidak hanya mengungkap siapa pelakunya yang terlihat dalam video, tetapi juga siapa aktor intelektual di balik peristiwa ini,” kata Anis kepada Disway, Minggu 15 Maret 2026.
BACA JUGA:Bukber Bareng Alumni, Rektor UIN Jakarta Paparkan Tiga Fokus Utama Pengembangan Universitas
Ia menambahkan, rekaman CCTV yang beredar di media sosial bukan satu-satunya bahan yang akan dianalisis. Komnas HAM menilai perlu ada penelusuran lebih luas terhadap berbagai rekaman lain di sekitar lokasi kejadian untuk mendapatkan gambaran yang lebih utuh mengenai peristiwa tersebut.
Menurutnya, pengumpulan dan analisis rekaman CCTV menjadi bagian penting dalam proses pengungkapan kasus. Namun langkah tersebut pada dasarnya berada dalam ranah penyelidikan aparat kepolisian.
“Tidak hanya satu CCTV. Biasanya ada banyak rekaman yang perlu dianalisis untuk memastikan kronologi dan pihak-pihak yang terlibat,” ujarnya.
Di sisi lain, Komnas HAM juga masih berada pada tahap awal dalam melakukan pendalaman kasus. Sejumlah pihak yang berkaitan dengan korban rencananya akan dimintai keterangan untuk memperkuat informasi yang sudah diperoleh.
BACA JUGA:Sultan Baktiar Tawarkan Solusi Tekan Biaya Politik yang Makin Mahal, Ini Caranya!
Pihak yang kemungkinan akan dimintai keterangan antara lain dari organisasi tempat korban beraktivitas, keluarga, serta pihak lain yang dinilai memiliki informasi relevan terkait peristiwa tersebut.
- 1
- 2
- »




