Viral Pria Pengiring Mobil Jenazah Pukul dan Tendang Bus Transjakarta di Sawangan

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria pengiring mobil jenazah memukul dan menendang bus Transjakarta rute D41 Sawangan–Lebak Bulus viral di media sosial.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Sawangan, Kota Depok, pada Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

Berdasarkan video yang diunggah akun Instagram @sawangan_info, pria berambut panjang dan berkemeja hitam itu tampak memarahi sopir bus dan pramudi karena badan bus dianggap menghalangi laju mobil ambulans yang membawa jenazah.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh INFO DEPOK VIRAL (@depokviral.co)

Baca juga: Remaja yang Panjat Tower di Bekasi Sempat Menolak Diturunkan, Langsung Dipeluk Damkar

Ia meminta agar bus lebih menepi ke kiri agar mobil ambulans bisa melintas.

"Lo belok ke sono," kata pria tersebut terhadap pramudi dan sopir bus.

“Ini sudah mentok ini,” ucap perekam video.

“Ini udah jauh, masih. Lu belok sini,” balas sang pria berbaju hitam.

Tak lama kemudian, pria itu justru memukul dan menendang salah satu sisi bodi bus, termasuk kaca pintu masuk dan spion.

Terpisah, Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi mengungkapkan, insiden bermula ketika rombongan pengantar jenazah yang diiringi sejumlah pemotor melaju dari arah Sawangan menuju Margonda.

Namun, setibanya di depan Komplek BDN Sawangan, rombongan tersebut tersendat karena terhalang bus Transjakarta sehingga tidak dapat menyalip.

Baca juga: Pramono Bakal Shalat Id di Istiqlal, Lanjut Open House di Balai Kota Jakarta

“Merasa rombongan pengantar jenazah sudah menyalakan sirine dari mobil jenazah dan membunyikan klakson berulang kali, namun tetap terhalang karena dari arah sebaliknya arus lalu lintas cukup padat,” ujar Made.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Dalam situasi tersebut, salah satu pengiring jenazah turun dari kendaraan dan menghampiri bus Transjakarta. Ia kemudian mengomel, bahkan memukul dan menendang kaca pintu bus.

“Setelah bus Transjakarta agak maju ke arah pintu Tol Desari, baru rombongan jenazah dapat lewat kemudian melanjutkan perjalanan,” lanjut dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Megawati Surati Mojtaba Khamenei Usai Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Ini Isinya
• 5 jam laludetik.com
thumb
JICT Santuni Yatim, Bantu Musala, dan Bagikan Sembako untuk 396 TKBM di Priok
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
Tanda-tanda Perang AS - Israel vs Iran Berakhir versi Donald Trump
• 11 jam lalusuara.com
thumb
Hasil Liga Inggris: Arsenal Kokoh di Puncak Klasemen Usai Kalahkan Everton 2-0
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pengamat Sebut Penggunaan Dana PWA Tidak Tepat Sasaran
• 1 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.