jpnn.com - Jakarta International Container Terminal (JICT) menyalurkan santunan kepada 400 anak yatim dan duafa di wilayah Kecamatan Koja, Jakarta Utara, menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, pada Jumat (13/3/2026).
Selain memberikan santunan dan bingkisan kebutuhan Lebaran kepada para penerima manfaat, JICT juga menyalurkan bantuan fasilitas untuk 30 musala di wilayah Koja, berupa perangkat dispenser air minum untuk mendukung aktivitas ibadah masyarakat.
BACA JUGA: Begini Modus Bupati Cilacap Syamsul yang Kena OTT KPK Peras Anak Buah untuk THR
Direktur Utama JICT Ade Hartono mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk berbagi dengan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan pelabuhan.
Dia mengatakan bahwa pelabuhan tidak hanya menjadi pusat aktivitas logistik dan perdagangan, tetapi juga bagian dari kehidupan masyarakat di sekitarnya.
BACA JUGA: Polemik Ijazah Jokowi: Rismon Senyum Dianggap Gibran Saudaraan, Dapat Parsel Besar
"Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim dan duafa, sekaligus mendukung fasilitas ibadah masyarakat menjelang Idulfitri," kata Ade di Jakarta Utara.
Selain santunan kepada anak yatim dan duafa, JICT juga menyalurkan 396 paket sembako kepada Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) yang selama ini berperan penting dalam mendukung aktivitas operasional terminal.
BACA JUGA: Kebenaran Itu Menyakitkan, Rismon Menjabat Tangan Gibran
Pembagian paket sembako tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada para pekerja pelabuhan yang menjadi bagian dari ekosistem logistik di Pelabuhan Tanjung Priok.
Kegiatan santunan dan pembagian bantuan tersebut melibatkan tokoh masyarakat, pengurus lingkungan, serta perwakilan warga dari berbagai RW di Kecamatan Koja.
Sebagai operator terminal petikemas internasional di Pelabuhan Tanjung Priok, JICT berada di salah satu simpul logistik terpenting di Indonesia. Pelabuhan ini menangani sebagian besar arus perdagangan internasional Indonesia dan menjadi gerbang utama distribusi barang nasional.
Di tengah aktivitas ekonomi yang tinggi, lokasi JICT berdampingan langsung dengan komunitas masyarakat pesisir yang hidup di sekitar wilayah operasional pelabuhan.
Ade menambahkan bahwa perusahaan berupaya memastikan keberadaan JICT dapat memberikan manfaat tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga dari sisi sosial bagi masyarakat sekitar.
"Kami berharap kegiatan ini dapat mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat di sekitar pelabuhan, sekaligus menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar, khususnya bagi anak-anak yatim dan dhuafa, para pekerja pelabuhan, serta masyarakat yang membutuhkan," katanya.(fat/jpnn)
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam




