Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu mengevakuasi 13 penumpang kapal yang mengalami kerusakan di perairan Pulau Karang Beras, Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara pada Ahad.
“Kami mengevakuasi 13 penumpang kapal dengan nama KM Cahaya Pesona yang dinakhodai pria bernama Edo (47) yang mengalami kerusakan,” kata Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Suku Dinas Penanggulangan dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman di Jakarta.
Ia mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi kecelakaan kapal pukul 11.38 WIB. Suku Dinas (Sudin) Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu mengerahkan enam personel dengan satu kapal Satria Biru.
Personel sampai di lokasi 11.50 WIB dan langsung melakukan evakuasi. "Seluruh penumpang berhasil dievakuasi pukul 13.15 WIB,” kata dia.
Ia mengatakan, evakuasi kapal dilakukan karena terjadi kendala pada sistem "gearbox" yang mengalami kerusakan. Kondisi tersebut mengganggu kinerja mesin utama dan mengakibatkan kapal tidak dapat beroperasi secara normal.
Untuk mencegah risiko kerusakan yang lebih serius serta menjaga keselamatan operasional, kapal itu kemudian dievakuasi menuju lokasi yang aman untuk dilakukan pemeriksaan dan perbaikan lebih lanjut.
Ia mengatakan, seluruh penumpang dan awak kapal telah berhasil dievakuasi dengan aman sesuai dengan prosedur keselamatan yang berlaku.
“Seluruh korban dalam kondisi aman dan tidak ada yang cedera. Situasi saat ini sudah dapat ditangani Tim Damkar dalam keadaan aman dan terkendali,” kata dia.
Baca juga: Petugas selamatkan enam penumpang kapal yang mati mesin di Pulau Pari
Baca juga: Kapal angkut sayur kandas di Pulau Panggang akibat nakhoda mengantuk
“Kami mengevakuasi 13 penumpang kapal dengan nama KM Cahaya Pesona yang dinakhodai pria bernama Edo (47) yang mengalami kerusakan,” kata Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Suku Dinas Penanggulangan dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman di Jakarta.
Ia mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi kecelakaan kapal pukul 11.38 WIB. Suku Dinas (Sudin) Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu mengerahkan enam personel dengan satu kapal Satria Biru.
Personel sampai di lokasi 11.50 WIB dan langsung melakukan evakuasi. "Seluruh penumpang berhasil dievakuasi pukul 13.15 WIB,” kata dia.
Ia mengatakan, evakuasi kapal dilakukan karena terjadi kendala pada sistem "gearbox" yang mengalami kerusakan. Kondisi tersebut mengganggu kinerja mesin utama dan mengakibatkan kapal tidak dapat beroperasi secara normal.
Untuk mencegah risiko kerusakan yang lebih serius serta menjaga keselamatan operasional, kapal itu kemudian dievakuasi menuju lokasi yang aman untuk dilakukan pemeriksaan dan perbaikan lebih lanjut.
Ia mengatakan, seluruh penumpang dan awak kapal telah berhasil dievakuasi dengan aman sesuai dengan prosedur keselamatan yang berlaku.
“Seluruh korban dalam kondisi aman dan tidak ada yang cedera. Situasi saat ini sudah dapat ditangani Tim Damkar dalam keadaan aman dan terkendali,” kata dia.
Baca juga: Petugas selamatkan enam penumpang kapal yang mati mesin di Pulau Pari
Baca juga: Kapal angkut sayur kandas di Pulau Panggang akibat nakhoda mengantuk





