Cak Imin Dorong Pemudik Belanjakan Uang di Kampung Halaman

kompas.com
11 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mendorong para pemudik untuk membelanjakan uang yang diperoleh selama bekerja di Jakarta di kampung halaman masing-masing saat momentum Lebaran.

Menurut Cak Imin, tradisi mudik tidak hanya memiliki nilai sosial dan budaya, tetapi juga berperan menggerakkan perekonomian di daerah.

“Tradisi budaya Indonesia pulang kampung, pulang mudik, itu di samping juga pasti berdampak ekonomi,” kata Muhaimin usai acara pelepasan Mudik Gratis PKB di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Minggu (15/3/2026).

Baca juga: Cak Imin Lepas Keberangkatan 1.200 Peserta Mudik Gratis PKB 2026

Ia bahkan mengimbau para pemudik untuk membelanjakan uang mereka di kampung halaman agar perputaran ekonomi di daerah semakin meningkat.

“Belanjakan uang yang kalian peroleh selama di Jakarta, kalau perlu belanjakan sebanyak-banyaknya di kampung agar putaran uang di kampung kalian menguntungkan,” ujar dia.

Cak Imin yang juga Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM) ini bilang, pemerintah juga berupaya mendorong perputaran ekonomi di daerah dengan menyediakan berbagai program mudik gratis.

“Karena itu pemerintah sendiri juga menyiapkan mudik-mudik gratis, darat, laut, angkutan motor diangkut,” kata dia.

Baca juga: Gelombang OTT Kepala Daerah, Politikus PKB Minta Program Retret Prabowo Dievaluasi

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Menurut Cak Imin, program tersebut merupakan bagian dari upaya agar masyarakat yang memiliki uang dapat membelanjakannya di kampung halaman masing-masing.

“Semua itu bagian dari upaya agar semua warga yang punya uang membelanjakan uangnya di kampung halaman. Itu pemerintah mengeluarkan uang tidak kecil untuk agar mudik bersama ini bisa tumbuh di mana-mana sebagai kegiatan ekonomis yang ada di kampung masing-masing,” tutur Muhaimin.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Komisi III DPR Pastikan akan Terus Kawal Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Ibadah yang Bisa Dilakukan Perempuan Haid di 10 Malam Terakhir Ramadan
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Mudik Sehat dan Aman, Pentingnya Membawa Tas Emergency P3K Saat Perjalanan
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Korea Utara Uji Coba Peluncur Roket Multi Laras, Kim Jong Un Pamer Senjata Baru?
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Ramalan Keuangan Zodiak 17 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo
• 3 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.