Bentrok Pelajar di Cihampelas, Siswa SMAN 5 Bandung Meninggal di Lokasi

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Seorang siswa SMAN 5 Bandung berinisial MFA kelas XI meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan dalam bentrokan antar pelajar yang terjadi di kawasan Jalan Cihampelas, Kota Bandung Sabtu dini hari (14/3).

Warga sekitar, Aceng, mengatakan kejadian berlangsung cepat. Saat itu ia sedang mencuci mobil ketika tiba-tiba terdengar suara benturan keras dari arah jalan.

“Awalnya kami lagi nyuci mobil. Tiba-tiba ada suara benturan keras sekali. Pas kami lihat, ada orang yang dipukul di sini,” ujar Aceng saat ditemui di lokasi kejadian, Minggu (15/3).

Menurutnya, sekelompok orang datang dari dua arah berbeda, yakni dari arah Ciumbuleuit dan arah Jalan Cihampelas. Mereka kemudian terlihat melakukan pemukulan dan tendangan terhadap seorang pelajar.

“Orang dari sana datang, dari sini juga datang. Ada yang mukul, ada yang nendang,” katanya.

Aceng menuturkan jumlah pelaku yang datang menggunakan sepeda motor cukup banyak. Setelah kejadian, para remaja itu langsung melarikan diri ke berbagai arah.

“Motornya banyak. Setelah itu pada lari semua,” tambahnya.

Warga yang melihat kejadian itu kemudian berusaha memberikan pertolongan kepada korban yang tergeletak di lokasi. Beberapa orang sempat berencana membawa korban menggunakan mobil pribadi ke rumah sakit terdekat.

Namun, rencana tersebut sempat tertunda karena ada kekhawatiran dari teman korban mengenai tanggung jawab jika terjadi sesuatu pada korban selama perjalanan.

Tak lama kemudian, seorang pengemudi ojek online menghubungi ambulans untuk mengevakuasi korban.

“Ambulans datang bersama tim medis. Di situ baru diketahui korban sudah meninggal dunia,” ujar Aldi.

Menurut keterangan warga, korban sempat berdiri beberapa saat setelah benturan sebelum akhirnya terjatuh dan tidak sadarkan diri.

“Dia sempat berdiri sebentar, mungkin karena adrenalin, tapi kemudian langsung tergeletak,” katanya.

Warga menduga keributan tersebut berawal dari seberang SPBU yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian, tepatnya di sekitar pedagang nasi goreng yang saat itu ramai oleh kerumunan orang.

Dalam kejadian tersebut, warga juga mendengar adanya keterlibatan pelajar dari sekolah lain. Namun kronologi pasti bentrokan masih belum diketahui secara jelas.

Aceng menyebut bahwa bentrokan pelajar di kawasan tersebut jarang terjadi.

“Selama saya kerja di sini, baru pertama kali melihat bentrokan sampai ada korban seperti ini,” ujarnya.

kumparan mendatangi Satreskrim Polrestabes Bandung untuk mengkonfirmasi kasus ini. Petugas piket di kantor mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab dan pihak-pihak yang terlibat dalam bentrokan yang menewaskan pelajar tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menteri Keuangan Jepang dan Korea Selatan Siap Lawan Volatilitas Nilai Tukar
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Tanggapan Adik soal Ammar Zoni Dituntut 9 Tahun Penjara
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Perkuat Layanan, Pelindo Tetap Beroperasi Selama Masa Angkutan Lebaran
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Suplemen yang Bantu Jaga Daya Tahan Tubuh Saat Mudik Lebaran-Tips Kesehatan
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Diduga Lakukan Praktik Serupa pada Ramadhan 2025, KPK: Jika Tahun Ini Tidak Terjaring OTT, Kemungkinan Besar Bupati Cilacap akan Memeras Lagi
• 7 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.