Kim Jong Un Tembak 10 Rudal Balistik saat Perang AS-Israel vs Iran Makin Panas

suara.com
2 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Korea Utara meluncurkan sepuluh rudal balistik misterius ke arah perairan Laut Jepang.

  • Donald Trump dinilai mulai frustrasi karena gagal mengendalikan situasi perang melawan pihak Iran.

  • Struktur pemerintahan Iran tetap solid meskipun serangan militer Amerika Serikat menargetkan para pemimpin.

Suara.com - Stabilitas keamanan dunia saat ini sedang berada dalam titik yang sangat mengkhawatirkan akibat dua gejolak besar.

Pemerintah Korea Selatan memberikan laporan resmi mengenai aktivitas militer terbaru dari tetangganya di wilayah utara, Korea Utara.

Negara yang dipimpin Kim Jong Un tersebut terdeteksi telah melepaskan sekitar 10 unit rudal balistik misterius.

Serangan proyektil tersebut diarahkan menuju kawasan perairan Laut Timur atau yang dikenal sebagai Laut Jepang.

Peristiwa ini terjadi pada hari Sabtu tanggal 14 Maret 2026 di tengah tingginya tensi politik regional.

Pihak otoritas Pyongyang hingga saat ini masih menutup rapat informasi mengenai jenis rudal yang mereka luncurkan.

Aksi ini disinyalir merupakan bentuk protes keras terhadap latihan militer gabungan antara Seoul dan Washington.

Militer Korea Utara sebelumnya sempat mengancam akan memberikan konsekuensi yang sangat mengerikan bagi para lawannya.

Kepala Staf Gabungan Korea Selatan memberikan rincian data mengenai titik asal peluncuran senjata mematikan tersebut.

Baca Juga: Iran Disebut Dapat Bantuan Nuklir Korea Utara, Pakar Militer AS Peringatkan Trump

"Sekitar 10 rudal balistik tak teridentifikasi yang diluncurkan dari area Sunan di Korea Utara menuju ke Laut Timur sekitar pukul 13.20 waktu setempat," tulis JCS.

Respons Jepang Terhadap Aktivitas Rudal Balistik Pyongyang

Kementerian Pertahanan Jepang turut memberikan konfirmasi resmi mengenai pergerakan senjata udara milik Korea Utara itu.

Pemerintah Jepang segera memantau lintasan proyektil tersebut untuk memastikan keamanan wilayah kedaulatan mereka sendiri.

Melalui saluran komunikasi digital, pihak Tokyo memberikan peringatan dini kepada masyarakat mengenai ancaman keamanan ini.

Beberapa saat kemudian pihak Jepang memastikan bahwa seluruh proyektil tersebut telah jatuh ke permukaan laut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Siagakan Layanan Khusus Sambut Kepulangan Pekerja Migran Saat Mudik Lebaran 2026
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Indef Sarankan Pemerintah Fokus Belanja Produktif dan Kurangi Konsumtif
• 15 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Prabowo Mau Tertibkan Pengamat yang Tak Patriotik dan Suka Menghasut
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
AS-Israel Serang Sekolah Tewaskan 175 Siswi di Hormozgan, Dubes Iran: Itu Kejahatan Perang
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Museum Zoologi Bogor Luncurkan Immerzoa sebagai Ruang Imersif Edukasi Satwa
• 20 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.