Mahasiswa di Yogya Mulai Berbondong-bondong Mudik ke Kampung Halaman

kumparan.com
17 jam lalu
Cover Berita

Mahasiswa di Yogyakarta mulai berbondong-bondong mudik ke kampung halaman. Hal ini terlihat di Stasiun Tugu Yogyakarta, Sabtu (14/3).

Salah satu mahasiswa yang mudik hari ini adalah Wahyu Eka Saputra (22 tahun) dengan tujuan ke Cirebon, Jawa Barat.

“Pertimbangan (mudik hari ini) karena sudah libur kebetulan,” kata Wahyu.

Menurutnya, mudik hari ini adalah waktu yang paling tepat karena tidak terlalu dekat dengan Lebaran, namun juga tidak terlalu jauh dari Lebaran.

Wahyu mempertimbangkan jika memilih mudik mepet Lebaran, kondisi stasiun akan lebih sesak.

“Kalau terlalu mepet makin padat penumpangnya,” ujarnya.

“Rencana balik Yogya akhir Maret,” katanya.

Wahyu mengatakan setiap pulang ke Cirebon dirinya selalu menggunakan kereta api karena waktu tempuhnya lebih pasti dan lebih cepat sampai tujuan.

Wahyu tak lupa bawa oleh-oleh bakpia. "Iya ini ada oleh-oleh," katanya.

Kayla, mahasiswi asal Lombok, NTB, juga mudik hari ini. Dia pulang menggunakan kereta bandara dari Tugu Yogya menuju Bandara YIA di Kulon Progo lalu terbang menuju Lombok.

“Mau pulang ke Lombok. Kuliah di sini. Ini mudik,” kata Kayla.

Dia mengatakan ini kali keduanya mudik dari Yogyakarta ke Lombok setelah tahun sebelumnya juga melakukan hal yang sama.

“Ini sudah yang kedua kali,” katanya.

Peningkatan Penumpang

Di hari keempat pelaksanaan Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat kenaikan volume penumpang kereta api jarak jauh yang datang (turun) maupun berangkat (naik) dibandingkan hari sebelumnya.

Sabtu (14/3) per pukul 10.00 WIB, penumpang di Daop 6 diperkirakan mencapai 51.216 penumpang hingga malam nanti.

Terdiri dari kedatangan sebanyak 25.575 penumpang dan keberangkatan sebanyak 25.640 penumpang. Angka tersebut masih bisa naik seiring penjualan tiket yang terus berlangsung hingga tengah malam.

Sementara pada Jumat (13/3) kemarin, Daop 6 melayani 46.375 penumpang dengan rincian 23.796 penumpang datang dan 22.579 penumpang berangkat.

“Semakin terlihat peningkatan hari ini seiring dengan sudah memasuki masa liburan anak-anak sekolah. KAI Daop 6 Yogyakarta telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan layanan angkutan Lebaran berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi para pelanggan seiring dengan adanya peningkatan volume penumpang, termasuk penambahan perjalanan kereta api dan peningkatan fasilitas di stasiun-stasiun besar,” kata Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih.

KAI Daop 6 Yogyakarta mengoperasikan 12 KA jarak jauh tambahan pada Angkutan Lebaran. Turut ditambah 52 personel pengamanan ekstra hasil kolaborasi KAI dengan TNI dan Polri.

“KAI Daop 6 juga menyiagakan petugas Customer Services Mobile (CSM) sebanyak 28 personel yang siap membantu pelanggan, serta posko kesehatan KAI Daop 6 yang tersebar di enam pos kesehatan bekerja sama dengan puluhan rumah sakit mitra,” katanya.

Berikut enam stasiun dengan volume kedatangan penumpang terbanyak per Sabtu (14/3) pukul 10.00 WIB:

  1. Stasiun Yogyakarta dengan volume kedatangan mencapai 10.795 penumpang

  2. Stasiun Lempuyangan dengan volume kedatangan mencapai 5.029 penumpang

  3. Stasiun Solo Balapan dengan volume kedatangan mencapai 5.810 penumpang

  4. Stasiun Klaten dengan volume kedatangan mencapai 2.150 penumpang

  5. Stasiun Purwosari dengan volume kedatangan mencapai 1.156 penumpang

  6. Stasiun Wates dengan volume kedatangan mencapai 824 penumpang

Berikut enam stasiun dengan volume keberangkatan penumpang terbanyak per Sabtu (14/3) pukul 10.00 WIB:

  1. Stasiun Yogyakarta dengan volume keberangkatan mencapai 10.280 penumpang

  2. Stasiun Lempuyangan dengan volume keberangkatan mencapai 5.541 penumpang

  3. Stasiun Solo Balapan dengan volume keberangkatan mencapai 4.812 penumpang

  4. Stasiun Purwosari dengan volume keberangkatan mencapai 1.289 penumpang

  5. Stasiun Klaten dengan volume keberangkatan mencapai 675 penumpang

  6. Stasiun Wates dengan volume keberangkatan mencapai 418 penumpang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Indef Ingatkan Risiko Defisit APBN Tembus 3 Persen di Tengah Tekanan Global
• 3 jam lalupantau.com
thumb
Sedia payung, hujan ringan diprakirakan guyur mayoritas RI pada Minggu
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Luhut: Harga Minyak Bisa Tembus 110 Dolar jika Iran Serang Langsung Aset AS di Teluk
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Pengamat: Kultur politik jadi penyebab kepala daerah terjerat korupsi
• 30 menit laluantaranews.com
thumb
Ramadan JOYDAY Bagi 5.000 Es Krim ke Sekolah, Varian Barunya Bikin Ngiler
• 11 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.