Wujud Toleransi, Ratusan Petugas DLH Bukber di Gereja Katolik Pekalongan

eranasional.com
3 hari lalu
Cover Berita

Pekalongan, ERANASIONAL.COM – Suasana hangat penuh toleransi menyelimuti Gereja Katolik Paroki Santo Petrus Pekalongan pada Selasa (10/3/2026). Sekitar 300 petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pekalongan hadir memenuhi undangan buka puasa bersama.

Para tamu spesial ini merupakan garda terdepan penjaga kebersihan kota, mulai dari penyapu jalan, kru angkutan sampah, tim penebang pohon, hingga pekerja di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Romo Paroki Gereja Santo Petrus, Yohanes Suratman, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin sejak 2024 dengan sasaran kelompok masyarakat yang berbeda setiap tahunnya. Kali ini, petugas kebersihan dipilih sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka.

“Masalah lingkungan hidup kini jadi perhatian besar. Kami ingin memberi apresiasi kepada teman-teman petugas kebersihan yang bekerja keras menjaga kebersihan kota. Mereka adalah pahlawan lingkungan,” ujar Romo Yohanes di sela acara.

Tak hanya soal lingkungan, acara ini menjadi simbol kuat kerukunan antarumat beragama di Kota Batik. Hadir pula perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) untuk mempererat silaturahmi lintas iman.

Demi kenyamanan tamu yang muslim, pihak gereja pun menyediakan area khusus untuk menunaikan salat Magrib setelah berbuka.

“Kita hidup dalam masyarakat lintas agama. Kerukunan harus diwujudkan dalam tindakan nyata agar masyarakat semakin damai dan sejahtera,” tambah Romo Yohanes.

Kepala DLH Kota Pekalongan, Joko Purnomo, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian pihak gereja. Dari total 500 personel DLH, sekitar 300 orang bisa hadir merasakan kebersamaan ini.

Menurut Joko, momentum ini juga memperkuat kolaborasi edukasi pengelolaan sampah. Apalagi, Gereja Santo Petrus diketahui telah memiliki unit bank sampah sendiri.

“Keterlibatan komunitas keagamaan sangat penting untuk membangun kesadaran masyarakat, terutama dalam program pemilahan sampah dari rumah tangga,” kata Joko.

Kegembiraan pun terpancar dari wajah para petugas. Salah satunya M. Aris (39), seorang penyapu jalan yang sehari-hari bertugas di wilayah Jalan Dr. Wahidin mengaku tersentuh dengan undangan tersebut.

“Alhamdulillah senang sekali, kami merasa diperhatikan. Tadi dibagikan takjil dan nasi kotak untuk bekal berbuka,” pungkas Aris dengan senyum lebar. (em-aha)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IMM Desak Transparansi Penyelidikan Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
• 30 menit lalupantau.com
thumb
Drama Korea di Netflix yang Mirip Boyfriend on Demand
• 20 jam lalubeautynesia.id
thumb
LRT Jabodebek Siapkan 27 Kereta saat Masa Angkutan Lebaran 2026
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Ajang F1 Bahrain dan Saudi Terancam Batal Akibat Konflik Timur Tengah
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
OT Group dan ASDP Perkuat Ekosistem Layanan di Jalur Penyeberangan Nasional
• 23 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.