Pakar Hukum: Kasus Nadiem Bukan Sekadar Laptop, Kejagung Bidik Unsur Melawan Hukum

sindonews.com
10 bulan lalu
Cover Berita
JAKARTA - Pakar Hukum Suparji Ahmad melihat Kejaksaan Agung (Kejagung) tidak hanya akan terpaku pada pembuktian bahwa pengadaan laptop Chromebook tidak sesuai untuk wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Fokus utama jaksa dalam kasus dugaan korupsi pengadaan di Kemendikbudristek ini adalah membuktikan unsur pidana lainnya yang lebih serius.

Suparji mengatakan, dalam proses hukum terhadap Nadiem Makarim , penyidik Kejagung pasti telah mengumpulkan alat bukti yang cukup dan memadai. Ini tidak hanya untuk membuktikan ketidaksesuaian spesifikasi laptop, tetapi juga untuk membuktikan adanya unsur melawan hukum, memperkaya orang lain atau korporasi, merugikan keuangan negara, hingga penyalahgunaan wewenang.



"Ini pasti sudah diperhitungkan semua saat proses penyelidikan dan penyidikan, hingga mereka berani melimpahkan ke pengadilan negeri," ujar Suparji, Senin (8/12/2025).

Baca juga: Kejagung Pastikan Penyidikan-Penuntutan Nadiem di Kasus Korupsi Chromebook Berdasar Bukti Kuat

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Elektrifikasi Desa Kunci Pemerataan Akses Listrik dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat
• 7 jam lalu
0
thumb
Gempa M5,3 Guncang Mindanao Filipina, Tidak Berpotensi Tsunami
• 18 jam lalu
0
thumb
Unjuk Rasa di Jakarta, Ini Rute Alternatif bagi Pengguna Jalan
• 16 jam lalu
0
thumb
Sapu Bersih Tiga Laga Tanpa Kebobolan, Igor Tolic Ingatkan Persib Masih Status Underdog di ACL Two
• 3 jam lalu
0
thumb
Nova Arianto Siapkan TC Timnas Indonesia U-20 di Turki, Jajal Yordania dan AS
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.