Sosok di balik teknologi: Perjalanan kepala riset OpenAI menuju AGI

id.techinasia.com
1 tahun lalu
Cover Berita

Mira Murati, kepala riset OpenAI, adalah sosok di balik teknologi perjalanan menuju Artificial General Intelligence (AGI).

Sebagai Chief Technology Officer (CTO) OpenAI, Murati memimpin pengembangan ChatGPT dan DALL-E. Dia juga yang mengawasi keseluruhan riset perusahaan, termasuk produk, dan keselamatan.

Murati bergabung dengan OpenAI pada 2018 sebagai wakil presiden riset dan kemitraan. Kemudian, dia dipromosikan menjadi CTO pada 2022.

Sebelum bergabung dengan OpenAI, Murati sempat bekerja di Tesla selama tiga tahun sebagai insinyur produk senior. Di sana, dia terlibat dalam pengembangan kendaraan Model X.

Setelah itu, dia pindah ke Leap Motion, sebuah perusahaan yang fokus pada antarmuka komputer yang dikendalikan gerakan tangan. Di sana, dia menjabat sebagai wakil presiden produk dan teknik.

Murati lahir di Albania dan menempuh pendidikan di Kanada. Dia lulus dari Colby College dengan gelar di bidang teknik mesin.

Dalam sebuah wawancara dengan TIME, Murati mengatakan bahwa dia tertarik pada teknologi karena ingin membuat dampak positif bagi dunia.

"Saya selalu tertarik pada teknologi dan bagaimana teknologi dapat digunakan untuk memecahkan masalah dunia," katanya.

Murati percaya bahwa AI memiliki potensi untuk merevolusi banyak industri, termasuk perawatan kesehatan, pendidikan, dan energi.

"AI memiliki potensi untuk membantu kita memecahkan beberapa masalah paling mendesak di dunia," katanya.

Namun, Murati juga memperingatkan bahwa AI bisa berbahaya jika tidak dikembangkan dengan hati-hati.

"Kita perlu memastikan bahwa AI dikembangkan dengan cara yang aman dan bertanggung jawab," katanya.

Murati mengatakan bahwa OpenAI berkomitmen untuk mengembangkan AI yang aman dan bermanfaat bagi umat manusia.

"Kami ingin memastikan bahwa AI digunakan untuk kebaikan, bukan untuk kejahatan," katanya.

Murati adalah sosok yang penting dalam dunia AI. Dia adalah pemimpin yang berpengalaman dan visioner, dan dia berkomitmen untuk menggunakan AI untuk membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik.

Dia adalah salah satu dari sedikit perempuan yang memegang posisi kepemimpinan di perusahaan AI terkemuka.

Keberhasilannya merupakan inspirasi bagi perempuan lain yang ingin berkarir di bidang teknologi.

Murati adalah sosok yang tepat untuk memimpin OpenAI menuju masa depan.

Dia memiliki pengalaman, visi, dan komitmen yang diperlukan untuk memastikan bahwa AI dikembangkan dengan cara yang aman dan bertanggung jawab.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Driver Taksi Online Meninggal dalam Mobil di Dekat Stasiun MRT Lebak Bulus
• 37 menit lalu
0
thumb
Hujan Redakan Kabut Asap di Palangka Raya, Pakar Ingatkan Ancaman Karhutla Susulan
• 9 jam lalu
0
thumb
Suasana Massa Bertahan di Kawasan HI, Tuntut Perbaikan Ekonomi dan Penanganan Karhutla
• 9 jam lalu
0
thumb
Temukan Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran: Ini Perbuatan Amoral, Tak Ada Kemanusiaan
• 3 jam lalu
0
thumb
Kinerja APBN Kalteng: Penerimaan Pajak Tumbuh 34,47 Persen per September 2026
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.