Senapan yang Dipakai Saat Perang Vietnam Ini Dijuluki Babi, Kenapa?

detik.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Selama Perang Vietnam, Amerika Serikat (AS) memakai senjata canggih untuk memenangkan perang. Salah satunya yakni senapan mesin M60 yang mendapat julukan babi.

Dikutip dari Defense Media Network, M60 adalah senapan mesin ringan/serbaguna berkaliber 7,62 mm NATO (.308 caliber) yang dioperasikan dengan gas (gas-operated). Senapan ini memiliki pendingin udara (air-cooled), serta menggunakan sabuk amunisi (belt-fed).

Senapan ini menjadi ikonik di Perang Vietnam-terpasang di pintu helikopter, bunker penjagaan, hingga patroli skuad. Selain itu, si babi juga menjadi senjata paling populer kedua setelah helikopter Huey. Senjata ini juga terkenal dalam budaya populer lewat film Rambo.

Baca juga: Senjata Murah Ini Bikin Tank dan Helikopter Musuh Ketar-ketir

Senjata ini mulai dikembangkan pada era Perang Dingin (1950-an). Pengembangannya terinspirasi dari senapan mesin MG-42 milik Jerman dari Perang Dunia II. Senjata ini diadopsi sebagai standar Angkatan Darat AS pada Februari 1957 untuk menggantikan BAR, M1919A6, dan M1917.

Senapan ini dijuluki babi oleh para prajurit AS karena ukurannya yang besar/bongsor (bulk) serta suara dentuman tembakannya yang menyerupai dengkuran babi ternak.

Senapan ini memiliki beberapa kelebihan. Salah satunya yakni keandalan dan laju tembakan (rate of fire) yang baik serta mudah dikontrol. Kemudian, pistol grip mudah digunakan, pegangan depan berbahan karet yang nyaman, serta dudukan tali sandang yang baik.

Tak hanya itu, pembidik belakang (rear sight) cukup tangguh dan mudah disesuaikan untuk elevasi maupun arah angin. Dapat ditembakkan dari pundak atau panggul jika operatornya cukup kuat.

Baca juga: Hebatnya THOR yang Bisa Lumpuhkan Drone Musuh

Proses penggantian laras yang canggung dan sulit dilakukan saat pertempuran sengit. Pada versi awal, bipod terpasang langsung pada laras sehingga penembak harus mengangkat senjata saat laras diganti.

Masalah teknis seperti komponen sistem gas yang longgar sehingga menyebabkan senjata macet atau menembak liar tak terkendali (runaway gun), serta penggunaan bahan logam yang kurang berkualitas pada operating rod.

M60 digunakan oleh sekitar 30 negara di seluruh dunia. Namun, sejak dekade 1980-an, militer AS mulai menggantikan M60 dengan senapan M249 SAW (5,56 mm) dan M240 (7,62 mm).




(rdp/imk)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bandara Dhoho Kediri Resmi Jadi Embarkasi Haji 2027, Siap Layani 9.641 Calon Haji dari 15 Daerah di Jawa Timur
• 21 jam lalu
0
thumb
Relawan SPPG Lapadde 2 Parepare dan Warga Bergotong Royong Bersihkan Drainase
• 6 jam lalu
0
thumb
Dokter Ingatkan Bahaya Stigma terhadap Orang dengan Obesitas
• 12 jam lalu
0
thumb
Guru Besar USU Desak DPR dan Pemerintah Segera Buat UU Penyadapan, Kasus Presiden Disadap Para Jenderal jadi Alarm!
• 11 jam lalu
0
thumb
KPU Siap Jelaskan di Sidang Jika Ada Gugatan soal Suket SMA Gibran
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.