Trenggalek, tvOnenews.com - Mobil Elf yang mengangkut rombongan guru dan siswa SMK Islam Durenan, mengalami kecelakaan di Desa Puru, Kecamatan Suruh, Kabupaten Treggalek. Mobil tersebut diduga mengalami kendala dalam pengereman sehingga terguling. Belasan penumpang luka ringan dalam peristiwa ini. Rombongan tersebut diketahui dalam perjalanan pulang usai takziah. Hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa kecelakaan tersebut.
Sopir Elf, Mahsusodin (53), warga Desa Malasan, Kecamatan Durenan mengatakan rombongan sebelumnya berangkat ke Kecamatan Panggul untuk menghadiri takziah.Selama perjalanan menuju lokasi, kendaraan bernomor polisi AG 7922 S tersebut tidak menunjukkan kendala. Namun, situasi berubah ketika mereka dalam perjalanan pulang. Mahsusodin mengaku tiba-tiba mengalami gangguan pada sistem pengereman kendaraan yang membuat laju Elf sulit dikendalikan.
“Rem kendaraan tiba-tiba mengalami gangguan sehingga tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya, remnya menjadi keras,” ujarnya, Jumat (6/11/2026).
Dalam kondisi tersebut, kendaraan sempat melaju lurus sebelum diarahkan ke sisi kiri jalan. Namun, Elf akhirnya oleng dan terpelanting hingga berhenti. Kecelakaan ini mengakibatkan 12 dari total 15 penumpang mengalami luka-luka. Lima orang di antaranya harus mendapatkan penanganan medis di RSUD dr. Soedomo Trenggalek, sementara tujuh lainnya dirawat di Puskesmas Suruh karena mengalami luka ringan.
Sementara itu Kanit Gakkum Satlantas Polres Trenggalek, Ipda Miftahul Khoiri, membenarkan peristiwa kecelakaan tunggal tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kendaraan melaju dari arah barat menuju timur. Saat melintasi jalan yang menurun, sopir mengalami kesulitan mengendalikan kendaraan karena diduga rem bermasalah.
"Akibat kejadian tersebut, kendaraan oleng ke kanan kemudian terjatuh ke kiri," jelasnya.
Sebagian korban mengalami luka cukup beragam, mulai dari patah tulang pada tangan, luka robek, lecet, hingga benturan di bagian kepala. Meski demikian, seluruh korban yang mengalami luka dilaporkan dalam kondisi sadar. Sementara itu, tiga penumpang lainnya bersama pengemudi berhasil selamat tanpa mengalami luka.
“Berdasarkan pemeriksaan kendaraan tersebut dinyatakan masih laik jalan. Pengemudi juga memiliki SIM A,” pungkasnya. (asw/far)





Komentar (0)