Montevideo: Paus Leo XIV tiba di Uruguay pada Jumat, 6 November 2026, di negara tujuan pertama dalam tur Amerika Latin perdananya sejak menjabat sebagai pemimpin Gereja Katolik di Vatikan.
Dalam tur ini, menurut keterangan Vatikan, Paus Leo juga akan mengunjungi Argentina dan Peru.
Melansir dari Anadolu, pesawat kepausan mendarat di Bandara Internasional Carrasco, Montevideo, pada pukul 16.30 waktu setempat setelah bertolak dari Roma pada hari yang sama.
Pemerintah Uruguay menggelar upacara penyambutan resmi bagi Leo di Plaza Independencia. Presiden Yamandu Orsi dan sejumlah pejabat tinggi pemerintah turut menghadiri acara tersebut.
Selama berada di Montevideo, Paus dijadwalkan bertemu dengan pejabat pemerintah, perwakilan masyarakat sipil, dan anggota korps diplomatik. Ia juga akan mengadakan pembicaraan dengan Orsi di Gedung Jose Artigas.
Leo selanjutnya dijadwalkan memimpin ibadah Vesper bersama para rohaniwan Katolik di Katedral Metropolitan Maria Dikandung Tanpa Noda serta Santo Filipus dan Yakobus.
Kunjungan ke Uruguay berlangsung selama tiga hari hingga Minggu. Ini merupakan perjalanan internasional keenam Leo sejak terpilih sebagai paus. Kunjungan tersebut berlangsung beberapa pekan setelah ia menjalani operasi paru-paru yang dilaporkan berhasil pada bulan lalu. Sambutan Hangat Amerika Latin Sejumlah pemimpin Amerika Latin menyambut terpilihnya Leo pada Mei 2025. Mereka menyoroti kedekatan paus kelahiran Amerika Serikat itu dengan kawasan Amerika Latin serta menyampaikan harapan agar masa kepemimpinannya berfokus pada perdamaian, solidaritas, dan keadilan sosial.
Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva berharap Leo dapat melanjutkan warisan pendahulunya, Paus Fransiskus, terutama dalam isu perdamaian, keadilan sosial, lingkungan, dan dialog antaragama.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum juga menyambut terpilihnya Leo. Ia menyoroti kesamaan komitmen kemanusiaan untuk mendorong perdamaian dan kemakmuran global.
Uruguay terakhir kali menerima kunjungan seorang paus pada 1988, ketika Paus Yohanes Paulus II berkunjung ke negara tersebut. Uruguay termasuk salah satu masyarakat paling sekuler di Amerika Latin dan telah lama menerapkan pemisahan antara gereja dan negara.
Selama kunjungannya, Leo juga dijadwalkan memimpin misa di Paysandu, mengunjungi kawasan Casavalle di Montevideo, serta menggelar doa bersama di Stadion Centenario.
Pada Minggu, ia akan memimpin misa di Kota Florida sebelum bertolak menuju Buenos Aires, Argentina.
Setelah menyelesaikan kunjungan ke Argentina, Leo akan melanjutkan perjalanan ke Peru. Di negara tersebut, ia dijadwalkan mengunjungi Lima, Chiclayo, Cusco, dan Pucallpa sebelum kembali ke Roma pada 17 November.
Baca juga: Pertama dalam Sejarah, Paus Leo XIV Gunakan Hak Pilih dalam Pemilu Paruh Waktu AS





Komentar (0)