Misi Berbahaya PSM Makassar di Markas Borneo FC, Darije Pede Bawa Pulang Poin

harianfajar
12 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, SAMARINDA – PSM Makassar mengemban misi berbahaya di markas Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (7/11/2026) pukul 16.30 Wita.

Pada laga yang disiarkan langsung Indosiar tersebut, Pelatih PSM Darije Kalezic justru menunjukkan kepercayaan diri tinggi. Dia pede (percaya diri) anak asuhnya mampu membawa pulang poin dari laga lanjutan Super League 2026/2027.

Menghadapi Borneo FC yang dikenal memiliki skuad kuat dan kedalaman pemain mumpuni, Darije tidak ingin timnya datang hanya untuk bertahan atau sekadar meredam tekanan tuan rumah.

Pelatih asal Belanda itu justru menjadikan performa PSM dalam empat hingga lima pertandingan terakhir sebagai modal untuk menghadapi tantangan di kandang Pesut Etam.

“Saya percaya jika tim bisa menunjukkan performa yang sama seperti empat atau lima pertandingan terakhir, kami bisa kembali ke Makassar dengan membawa poin,” kata Kalezic dalam konferensi pers menjelang pertandingan, Jumat (6/11/2026).

Optimisme Darije juga ditunjang kondisi mayoritas pemain yang dilaporkan berada dalam keadaan bugar menjelang pertandingan penting tersebut.

Namun, PSM masih harus memantau perkembangan Aguero yang belum bisa dipastikan tampil setelah absen dalam dua pertandingan sebelumnya.

“Kondisi skuad kami semuanya fit, kecuali Aguero, dia tidak bermain dalam dua pertandingan sebelumnya, dan kami akan melihat perkembangannya hingga pertandingan selanjutnya,” ujarnya.

Di balik ambisi mencuri poin di Samarinda, Darije menyadari masih ada persoalan yang perlu segera diselesaikan, terutama menyangkut ketajaman barisan penyerang PSM.

Produktivitas gol Juku Eja yang belum maksimal membuat catatan selisih gol mereka masih berada di angka minus.

Meski begitu, Darije menilai persoalan PSM pada awal kompetisi sebenarnya lebih banyak berkaitan dengan rapuhnya lini pertahanan dibandingkan kemampuan menciptakan peluang.

Dia menganggap sektor pertahanan kini telah mengalami perbaikan signifikan sehingga permainan tim terlihat jauh lebih berkembang dibandingkan awal musim.

“Ini perbedaan yang sangat besar dan perkembangan yang luar biasa dari tim saya, saya sangat senang dengan perkembangan tersebut,” katanya.

Menurut Darije, PSM saat ini sudah memiliki kemampuan untuk membangun serangan dan menghasilkan sejumlah peluang berbahaya dalam pertandingan.

Karena itu, dia meminta para pemain lebih efektif ketika berada di depan gawang agar peluang yang tercipta tidak berakhir sia-sia.

“Kami menciptakan banyak peluang, jika tidak mampu menciptakan peluang, mungkin masalah kami akan jauh lebih besar, sekarang kami harus merealisasikan peluang-peluang tersebut menjadi gol,” katanya.

Pembenahan efektivitas serangan menjadi pekerjaan penting bagi PSM sebelum menghadapi Borneo FC yang berpotensi memberikan tekanan sepanjang pertandingan.

Di sisi lain, Darije juga menegaskan seluruh pemain memiliki kesempatan untuk memperkuat tim, termasuk mereka yang sebelumnya tampil menjanjikan dalam kompetisi I.League Cup.

Dia tidak ingin muncul anggapan bahwa hanya pemain yang selama ini menjadi pilihan utama yang memiliki peluang masuk susunan pemain menghadapi Borneo FC.

Menurutnya, kontribusi pemain pelapis juga dibutuhkan karena perjalanan kompetisi masih panjang dan PSM memerlukan kekuatan seluruh anggota skuad.

“Kami membutuhkan semua pemain, mereka yang bermain kompetisi lain juga sudah pernah bermain di liga, ada yang sejak awal dan ada yang masuk dari bangku cadangan, jadi saya tidak ingin membagi pemain menjadi pemain utama atau pelapis,” pungkasnya.

Dengan perkembangan permainan yang semakin positif dan mayoritas pemain dalam kondisi siap, PSM kini membidik hasil maksimal di Samarinda untuk membuktikan bahwa mereka mampu memberikan perlawanan kepada salah satu tim kuat di Super League 2026/2027. (*)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Tindak Lanjuti Rekomendasi KPK, BGN Perkuat Pengawasan Internal
• 13 jam lalu
0
thumb
Gelar Anugerah Kebudayaan Indonesia 2026, Fadli Zon: Kita Semua Punya Kewajiban Majukan Budaya
• 22 jam lalu
0
thumb
Anthony Ginting Tersingkir di Perempat Final Korea Open 2026, Akui Strategi Permainan Masih Perlu Diperbaiki
• 23 jam lalu
0
thumb
Lirik Lagu Someone To Hold - Jennie BLACKPINK OST Steps dan Terjemahannya
• 15 jam lalu
0
thumb
Penataan Kampung Bahari Berlanjut, Puing Bangli Tepi Rel Diangkut 58 Gerbong
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.