Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Pengurus Pusat Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (Hikmahbudhi) Agustina mengatakan organisasinya siap bersinergi dengan pemerintah dalam mencetak generasi muda yang unggul, mandiri, dan berdaya saing global.
"Saya harap sinergi erat dengan Kemenpora dapat menjadi fondasi strategis untuk mencetak generasi muda yang unggul, mandiri, dan berdaya saing global," kata dia dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.
Agustina diamanahkan sebagai Ketua Umum Hikmahbudhi dalam acara pelantikan pengurus Hikmahbudhi periode 2026-2028 di Gedung Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jakarta, Kamis (5/11).
Untuk pertama kalinya sejak organisasi tersebut berdiri pada 1971, pucuk pimpinan Hikmahbudhi diamanahkan kepada seorang perempuan.
Dalam pidato perdananya, Agustina menyampaikan bahwa terpilihnya dia sebagai ketua umum adalah bukti nyata Hikmahbudhi mengamalkan prinsip kesetaraan.
"Kepemimpinan sesungguhnya tidak ditentukan oleh jenis kelamin, melainkan oleh kapasitas, integritas, dan dedikasi," ujarnya.
Ia menilai perjuangan kesetaraan hak selaras dengan nilai-nilai Buddhis, di mana setiap manusia memiliki potensi kebijaksanaan yang sama tanpa memandang gender.
Mengusung tema "Bersatu, Berjuang, Berdikari, Mengabdi untuk Negeri", Agustina memastikan roda organisasi tidak hanya berfokus ke dalam.
Hikmahbudhi, kata dia, juga berkomitmen aktif merespons dalam merespons berbagai isu krusial bangsa, mulai dari pemulihan ekonomi hingga krisis iklim.
Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir dalam sambutannya menegaskan peran vital pemuda dalam merawat kebhinekaan.
"Bagaimana kita sebagai bangsa bisa saling mengisi, pergerakan kepemudaan di Indonesia jangan lagi hanya lip service, tetapi harus menjadi core untuk memastikan bangsa kita tumbuh dan berkembang," katanya.
Acara pelantikan tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Bimas) Buddha Kementerian Agama Supriadi, Staf Khusus Menteri Agama Gugun Gumilar, Ketua Umum Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) sekaligus anggota Watimpres RI Philip Kuntjoro Widjaja serta pimpinan Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) Cipayung Plus.
"Saya harap sinergi erat dengan Kemenpora dapat menjadi fondasi strategis untuk mencetak generasi muda yang unggul, mandiri, dan berdaya saing global," kata dia dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.
Agustina diamanahkan sebagai Ketua Umum Hikmahbudhi dalam acara pelantikan pengurus Hikmahbudhi periode 2026-2028 di Gedung Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jakarta, Kamis (5/11).
Untuk pertama kalinya sejak organisasi tersebut berdiri pada 1971, pucuk pimpinan Hikmahbudhi diamanahkan kepada seorang perempuan.
Dalam pidato perdananya, Agustina menyampaikan bahwa terpilihnya dia sebagai ketua umum adalah bukti nyata Hikmahbudhi mengamalkan prinsip kesetaraan.
"Kepemimpinan sesungguhnya tidak ditentukan oleh jenis kelamin, melainkan oleh kapasitas, integritas, dan dedikasi," ujarnya.
Ia menilai perjuangan kesetaraan hak selaras dengan nilai-nilai Buddhis, di mana setiap manusia memiliki potensi kebijaksanaan yang sama tanpa memandang gender.
Mengusung tema "Bersatu, Berjuang, Berdikari, Mengabdi untuk Negeri", Agustina memastikan roda organisasi tidak hanya berfokus ke dalam.
Hikmahbudhi, kata dia, juga berkomitmen aktif merespons dalam merespons berbagai isu krusial bangsa, mulai dari pemulihan ekonomi hingga krisis iklim.
Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir dalam sambutannya menegaskan peran vital pemuda dalam merawat kebhinekaan.
"Bagaimana kita sebagai bangsa bisa saling mengisi, pergerakan kepemudaan di Indonesia jangan lagi hanya lip service, tetapi harus menjadi core untuk memastikan bangsa kita tumbuh dan berkembang," katanya.
Acara pelantikan tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Bimas) Buddha Kementerian Agama Supriadi, Staf Khusus Menteri Agama Gugun Gumilar, Ketua Umum Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) sekaligus anggota Watimpres RI Philip Kuntjoro Widjaja serta pimpinan Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) Cipayung Plus.






Komentar (0)