Gunung Semeru Erupsi Lagi Pagi Ini, Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 3,5 Km

rctiplus.com
13 jam lalu
Cover Berita
Gunung Semeru Erupsi Lagi Pagi Ini, Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 3,5 KmNasional | sindonews | Sabtu, 7 November 2026 - 09:53Dengarkan Berita

Gunung Semeru di Jawa Timur kembali mengalami erupsi pada Sabtu (7/11/2026) pagi. Erupsi yang terjadi pukul 08.09 WIB tersebut disertai awan panas dengan jarak luncur mencapai 3,5 kilometer ke arah tenggara atau Besuk Kobokan.

Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), tinggi kolom abu teramati sekitar 100 meter di atas puncak atau 3.776 meter di atas permukaan laut. Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah tenggara.

"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 23 mm dan durasi ± 4 menit 45 detik," demikian keterangan PVMBG dalam laporannya, Sabtu (7/11/2026).

PVMBG mencatat letusan tersebut juga disertai awan panas yang meluncur sejauh kurang lebih 3.500 meter ke arah tenggara, tepatnya di sepanjang Besuk Kobokan. "Letusan disertai awan panas dengan jarak luncur lk 3500 meter ke arah tenggara (Besuk Kobokan)."

Baca Juga:DPR: Kebijakan Kemenhub Soal Pembatasan Jumlah Penumpang Kapal Menyusahkan Masyarakat

Baca Juga: Gunung Semeru Erupsi, Awan Panas Meluncur Sejauh 5.000 MeterSaat ini, Gunung Semeru masih berada pada Status Level III (Siaga). PVMBG mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga radius 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi.

Selain itu, masyarakat yang beraktivitas di luar jarak tersebut diminta menjauhi sempadan sungai sejauh 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Hal ini karena berpotensi terjadi perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.

PVMBG juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar.

"Mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru," tulis PVMBG dalam rekomendasinya.

Adapun wilayah yang perlu diwaspadai terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi lahar di sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai Besuk Kobokan.

#daerah

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gunung Marapi di Sumbar kembali erupsi pada 7 November 2026
• 11 jam lalu
0
thumb
Geopark Maros-Pangkep Pertahankan Status Green Card UNESCO
• 1 jam lalu
0
thumb
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang di Kantor BPN Bogor
• 19 jam lalu
0
thumb
Sumur Baru Pertamina Hulu Mahakam Produksi 250 Barel Minyak per Hari, Gas Lampaui Target 110 Persen
• 5 jam lalu
0
thumb
Senat Paraguay tolak permintaan penundaan sidang pemakzulan presiden
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.