Jakarta (ANTARA) - Terdapat berbagai peristiwa bidang ekonomi yang terjadi pada Jumat (6/11/2026) yang masih hangat dan relevan untuk disimak kembali pada Sabtu pagi ini.
Beberapa di antaranya adalah mulai dari progres aktivitas ekspor komoditas lewat PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI), hingga potensi peningkatan cadangan devisa Indonesia melalui kebijakan penempatan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) dalam sistem keuangan domestik.
Berikut sajian rangkuman berita pilihan yang dapat disimak kembali hari ini.
Mendag pastikan prosedur ekspor tidak berubah meski lewat DSI
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso memastikan prosedur dan persyaratan ekspor sumber daya alam (SDA) strategis tetap berlaku seperti sebelumnya, meskipun mulai 1 Januari 2027 kegiatan ekspor dilakukan melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) sebagai perantara tunggal.
Selengkapnya di sini.
BP BUMN naikkan modal dasar PT DSI jadi Rp4 triliun
Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) meningkatkan modal dasar PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) menjadi Rp4 triliun untuk mendukung pelaksanaan mandat sebagai perantara tunggal ekspor tiga komoditas sumber daya alam strategis.
Selengkapnya di sini.
Pemerintah terbitkan sukuk global senilai 3 miliar dolar AS
Pemerintah Indonesia menerbitkan sukuk global senilai 3 miliar dolar AS melalui tiga seri dengan tenor tiga, lima, dan 10 tahun dalam format RegS/144A Trust Certificates.
Selengkapnya di sini.
Menaker: Pelatihan vokasi buka akses kerja dan peluang wirausaha
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan, pelatihan vokasi tidak hanya membuka peluang bagi peserta untuk mendapatkan pekerjaan, tetapi juga mendorong lahirnya wirausaha baru yang dapat menciptakan lapangan kerja di daerah.
Selengkapnya di sini.
BI: DHE SDA berpotensi tingkatkan cadangan devisa RI
Bank Indonesia (BI) menyatakan, kebijakan penempatan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) dalam sistem keuangan domestik selama jangka waktu tertentu berpotensi meningkatkan cadangan devisa Indonesia.
Selengkapnya di sini.
Beberapa di antaranya adalah mulai dari progres aktivitas ekspor komoditas lewat PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI), hingga potensi peningkatan cadangan devisa Indonesia melalui kebijakan penempatan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) dalam sistem keuangan domestik.
Berikut sajian rangkuman berita pilihan yang dapat disimak kembali hari ini.
Mendag pastikan prosedur ekspor tidak berubah meski lewat DSI
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso memastikan prosedur dan persyaratan ekspor sumber daya alam (SDA) strategis tetap berlaku seperti sebelumnya, meskipun mulai 1 Januari 2027 kegiatan ekspor dilakukan melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) sebagai perantara tunggal.
Selengkapnya di sini.
BP BUMN naikkan modal dasar PT DSI jadi Rp4 triliun
Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) meningkatkan modal dasar PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) menjadi Rp4 triliun untuk mendukung pelaksanaan mandat sebagai perantara tunggal ekspor tiga komoditas sumber daya alam strategis.
Selengkapnya di sini.
Pemerintah terbitkan sukuk global senilai 3 miliar dolar AS
Pemerintah Indonesia menerbitkan sukuk global senilai 3 miliar dolar AS melalui tiga seri dengan tenor tiga, lima, dan 10 tahun dalam format RegS/144A Trust Certificates.
Selengkapnya di sini.
Menaker: Pelatihan vokasi buka akses kerja dan peluang wirausaha
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan, pelatihan vokasi tidak hanya membuka peluang bagi peserta untuk mendapatkan pekerjaan, tetapi juga mendorong lahirnya wirausaha baru yang dapat menciptakan lapangan kerja di daerah.
Selengkapnya di sini.
BI: DHE SDA berpotensi tingkatkan cadangan devisa RI
Bank Indonesia (BI) menyatakan, kebijakan penempatan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) dalam sistem keuangan domestik selama jangka waktu tertentu berpotensi meningkatkan cadangan devisa Indonesia.
Selengkapnya di sini.






Komentar (0)