Asap Kawah Gunung Bromo Menipis, Apakah Sudah Aman Dikunjungi?

liputan6.com
18 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Aktivitas vulkanik Gunung Bromo di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, masih berfluktuasi setelah mengalami erupsi dan melontarkan abu vulkanik. Meski intensitas asap kawah mulai menipis, masyarakat dan wisatawan diminta tetap waspada karena potensi bahaya masih ada.

Berdasarkan pengamatan Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Bromo selama periode 5-6 November 2026, aktivitas kegempaan masih menunjukkan dinamika vulkanik.

Advertisement

BACA JUGA: Yusril Dorong Pengusutan Bentrokan Maut di Pidie

Petugas mencatat satu kali gempa letusan dengan amplitudo 23 milimeter dan durasi 46 detik. Selain itu, terjadi empat kali gempa frekuensi rendah dengan durasi 10-11 detik serta tremor menerus dengan amplitudo 0,5-1 milimeter yang didominasi 0,5 milimeter.

Asap kawah teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tipis sampai tebal. Ketinggiannya berkisar 50-500 meter di atas puncak kawah.

Petugas PPGA Bromo, Budi Marwanto, mengatakan erupsi tersebut diduga dipicu guguran material dari tebing kawah yang jatuh ke dasar kawah.

"Gempa letusannya terjadi sekitar 40 detik, sedangkan semburan abu vulkanik berlangsung mulai pukul 18.00 hingga 23.00 WIB," ujar Budi, Sabtu (7/11/2026).

Menurut Budi, intensitas semburan asap mulai berkurang dibandingkan saat awal erupsi pada Kamis (5/11/2026) pukul 17.11 WIB. Namun, kondisi tersebut tidak serta-merta menandakan aktivitas gunung api telah aman.

"Karakteristik Bromo yang dinamis sewaktu-waktu dapat memicu pergerakan vulkanik susulan," tambahnya.

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Semangat HUT ke-15, Nasdem Sidrap Gelar Donor Darah di Rest Area Datae
• 4 jam lalu
0
thumb
Ketua KPU Afifuddin Tegaskan Verifikasi Pemilu Sesuai Aturan, Siap Hadapi Gugatan dan Bahas Revisi UU Pemilu
• 3 jam lalu
0
thumb
Sempat Buron, Tersangka Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo Ditangkap
• 7 jam lalu
0
thumb
Harris Arthur Hedar Lantik Empat DPD, Tegaskan Advokat Harus Membela Keadilan
• 8 jam lalu
0
thumb
Krisis Sudan: 15,4 juta warga butuh hunian darurat, pendanaan minim
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.