Qatar Umumkan AS dan Iran Gagal Capai Kesepakatan Damai, Perang Segera Dimulai Lagi?

republika.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

 

DOHA -- Perdana Menter dan Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani pada Jumat (6/11/2026) mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) dan Iran gagal mencapai sebuah "kesepakatan komprehensif". Dikutip Shafaq News, Qatar tetap mendesak sebuah kesepakatan yang baik daripada mengejar sesuatu yang "sempurna".

Baca Juga
  • Viral! Wisudawati Sisipkan Bendera Palestina di Balik Toga Kelulusan
  • Puluhan Ribu Marinir Dikerahkan TNI, Aktivitas Jakarta Terpantau Normal
  • USS Roosevelt Menuju Laut Arab, AS Dikhawatirkan Kembali Serang Iran

Al Thani mengatakan kedua belah pihak harus bersedia mencapai sebuah kesepakatan daripada memaksakan syarat-syarat yang ideal bagi masing-masing. 

Sementara itu, Pusat Komando AS (CENTCOM) telah menyelesaikan persiapan untuk sebuah kemungkinan kembali ke status operasi perang. Presiden AS Donald Trump mempertimbangkan beberapa opsi, mulai dari melancarkan serangan militer baru dan mempertahankan tekanan ekonomi terhadap Iran untuk mencapai sebuah kesepakatan melibatkan konsesi-konsesi.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Sekretaris Dewan Keamanan Tertinggi Nasional Iran Mohsen Rezaei pada Kamis (5/11/2026), saat bertamu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin fokus pada fase pascaperang dan kesepakatan keamanan di kawasan.

Rezaei mengatakan Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei telah memintanya untuk menyampaikan pesan kepada putin "sesegera mungkin", sembari menambahkan bahwa Putin berjanji untuk menyediakan "semua bantuan yang memungkinkan" untuk mengakhiri perang.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Korban PHK Beralih ke Pekerjaan Informal, Tetap Tercatat Bekerja dalam Data BPS
• 19 jam lalu
0
thumb
Video: Gaet Investor Hong Kong Cs, Jateng Andalkan Sektor Garmen - EBT
• 1 jam lalu
0
thumb
Polandia dan AS tersingkir dari Superliga Junior 2026
• 13 menit lalu
0
thumb
Warning! Industri Petrokimia RI Terancam Banjir Produk Murah China
• 10 jam lalu
0
thumb
Vonis Mati Ratusan Napi di California Direvisi
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.