Jakarta, VIVA - Playoff Mobile Legends: Bang Bang Professional League Indonesia Season 18 (MPL ID S18) memasuki fase krusial. Empat tim sempat bersaing untuk memperebutkan gelar juara dan dua tiket menuju M8 World Championship. Persaingan tersebut berlangsung di Jatim Expo, Surabaya, Jawa Timur.
Natus Vincere (NAVI), Team Liquid ID (TLID), Alter Ego, dan Bigetron by Vitality menjadi empat tim yang mengisi persaingan pada 6 November 2026. Setiap pertandingan menjadi penentu karena hanya dua finalis MPL ID S18 yang berhak tampil di kejuaraan dunia MLBB tersebut.
NAVI dan Team Liquid ID Berebut Tempat di Grand Final
NAVI dan Team Liquid ID lebih dahulu mengamankan posisi di Upper Bracket Final setelah memenangkan pertandingan pada 5 November 2026.
NAVI melaju setelah mengalahkan Alter Ego dengan skor 3-1. Sementara itu, Team Liquid ID juga menang 3-1 ketika menghadapi Bigetron by Vitality.
Hasil tersebut mempertemukan NAVI dan TLID dalam laga penentuan jalur atas. Pemenangnya berhak melaju langsung ke Grand Final sekaligus mengamankan satu tiket menuju M8 World Championship.
Meski demikian, tim yang kalah tidak langsung tersingkir. Mereka masih memiliki kesempatan untuk merebut tempat di partai puncak melalui Lower Bracket Final.
Keuntungan ini membuat persaingan di jalur atas tetap penting. Selain peluang lebih cepat mencapai Grand Final, pemenang juga memperoleh waktu persiapan yang lebih panjang dibandingkan tim yang harus melewati pertandingan tambahan.
Bigetron Hentikan Langkah Alter Ego
Sementara NAVI dan TLID bertarung di jalur atas, Alter Ego dan Bigetron by Vitality harus menjalani laga eliminasi pada Lower Bracket Semifinal.
Pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan Bigetron 3-2 atas Alter Ego. Hasil ini mengakhiri perjalanan Alter Ego di playoff MPL ID S18, sedangkan Bigetron mempertahankan peluang melaju ke Grand Final dan mengamankan tiket M8.
Pertandingan berlangsung ketat hingga lima game. Alter Ego sempat unggul lebih dahulu, tetapi Bigetron berhasil membalikkan keadaan dan memimpin 2-1. Alter Ego kemudian memaksakan game kelima sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan lawannya.






Komentar (0)