Golkar Dukung RUU Penyadapan Dibahas Lagi: Momentum Perbaikan

detik.com
22 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Golkar Sarmuji menilai kasus penyadapan Presiden Prabowo Subianto hingga tokoh politik lainnya dapat mengancam demokrasi. Menurutnya, kasus tersebut harus menjadi momentum untuk memperbaiki regulasi terkait penyadapan.

Sarmuji bersyukur persoalan penyadapan tersebut akhirnya terbongkar. Sebab, menurutnya, jika kasus penyadapan ini dibiarkan masyarakat dapat khawatir.

"Untungnya segera ketahuan untungnya bahwa Presiden sangat serius memperhatikan tentang penyadapan ini. Kalau nggak, kita orang-orang akan takut berekspresi, orang bahkan akan takut berkomunikasi. Bayangkan betapa takutnya kalau kemudian setiap pembicaraan kita tuh disadap. Meskipun hal yang ringan bisa ditafsirkan macam-macam," ucap Sarmuji seusai acara di DPP Golkar, Jakarta Barat, Jumat (6/11/2026).

Baca juga: Golkar Mau Masifkan Pasukan Organik di Medsos: Tak Perlu Sewa Buzzer

Sarmuji mencontohkan percakapan ringan masyarakat bisa dipelintir bila didengar dan ditafsirkan berbeda oleh pihak lain saat disadap. Sehingga kasus ini benar-benar perlu perhatian.

"Misalkan kita kita kan kadang-kadang ngolah gitu, ketemu kawan gitu, 'oh, makin cantik saja kau' misalkan, itu kalau disadap didengar istri kan juga sedap itu. Contoh saja hal yang sangat sederhana," katanya.

"Padahal dunia apa namanya audio itu kadang kan harus dilihat konteksnya juga, konteksnya bercanda. Tapi yang mendengarkan pasti nggak tahu kalau itu bercanda atau tidak dan macam-macam lagi," imbuh dia.

Saat ditanya apakah Golkar mendukung Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyadapan, Sarmuji menyatakan regulasi tersebut sebelumnya sudah pernah masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas). Namun adanya kasus ini dapat menjadi kesempatan untuk memperbaiki aturan soal penyadapan.

"Ini momentum untuk memperbaiki regulasi kita ya. Jadi setiap kejadian pasti ada hikmahnya dan salah satu momentumnya adalah kita mungkin harus kita lihat lagi RUU penyadapan kita. Biar penyadapan itu betul-betul dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku," sambung dia.

Baca juga: Golkar Respons Isu Ketum Parpol Terlibat Penyadapan Ilegal Prabowo

Tonton juga video "Golkar Sebut Penyadapan Presiden Tak Bisa Dibenarkan"




(tsy/idn)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Persija Jawab Rilis APPI tentang Tunggakan, Ungkap Sudah Bayar pada Hari Itu Juga: Bukan Gaji, tapi Bonus
• 4 jam lalu
0
thumb
Mendagri Tito Raih CNN Indonesia Awards 2026, Dinilai Dorong Transformasi Tata Kelola Pemerintahan Daerah
• 9 jam lalu
0
thumb
MOD Super Bear Adventure Gambar Kucing, Ini Update Terbarunya
• 18 jam lalu
0
thumb
Angga Puradiredja Bangga Istrinya Berani Tampil Solo
• 10 jam lalu
0
thumb
Viral! Kesal Motornya Dipepet, Remaja di Bandung Todong Pengendara dengan Airsoft Gun
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.