Jakarta, VIVA - Selebgram Ria Ricis mendatangi lokasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan baru-baru ini. Bukannya mendapatkan pujian ia justru mendapatkan kecaman dari netizen.
Dalam postingan yang dibagikannya di Threads, Ricis yang mengenakan pakaian serba putih sedang membantu menyalurkan air bersih dan oxygen untuk masyarakat.
"Ga ada kata terlambat untuk menyalurkan air bersih ke saudara disini," tulis Ricis, dikutip Kamis (6/11/2026).
Namun penampilannya itu tampak mendapatkan cibiran dari netizen.
"Bersih banget baju putihnya di kebakaran hutan mba," tulis netizen.
"Baju putih bersih, kinclong, tak bernoda. Wajah make up on, siap tersorot kamera," tulis netizen.
"Full make up, baju putih dan divideoin udah pasti pencitraan. mau nutu2i yg katanya sampai akhir hayat buat nemenin pelanggar ham," tulis netizen.
Tak hanya soal pakainnya, Ricis juga mendapatkan cibiran usai menyebut KidZania dalam posingannya.
"Cepat sehat Indonesiaku. Walaupun api sudah padam, tetap harus selalu dibasahi," tulis Ria Ricis dalam akun Threadnya @riaricis1795, dikutip Jumat (6/11/2026).
"Kidzania 2026," tulisnya lagi.
"Nirempati bgt captionnya, kabut asap segitu tebalnya dibilang kidzania 2026," tulis netizen.
"Sangat tidak berempati keterangan unggahannya, kabut asap setebal itu dibilang Kidzania 2026. Kamu sakit, Ricis." tulis lainnya.
"Keterangannya sangat tidak berempati. Walaupun mungkin niatnya baik, tetapi bagaimana bisa kondisi orang yang sedang terkena bencana justru dijadikan bahan bercandaan. Pahami situasinya, ada banyak orang yang sedang kesusahan di sana," tulis netizen.
"Bukan aku yang bilang, Kak. Aku cuma mengikuti, menyalin. Coba aku tanya lagi sama yang pertama bilang, ya." tulis Ria Ricis.
Sebelumnya, isu dugaan shadowban terhadap sejumlah artis dan influencer yang lantang menyoroti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia tengah menjadi perbincangan.
Di tengah polemik tersebut, YouTuber Ria Ricis memilih untuk tidak terlalu mengikuti persoalan pembatasan akun. Meski begitu, ia menegaskan pentingnya menjaga suara publik demi membantu masyarakat terdampak bencana.
Ricis mengungkapkan bahwa dirinya tidak begitu mendalami isu dugaan pembatasan jangkauan konten di media sosial. Ia menjelaskan bahwa aktivitasnya di platform digital saat ini lebih banyak berfokus pada kebutuhan keluarga dan pekerjaan yang telah berjalan sejak beberapa waktu lalu.






Komentar (0)