Jakarta, VIVA - Mengenali seseorang yang tidak tulus atau hanya berpura-pura menjadi teman baik terkadang bukan perkara mudah. Terlebih di era media sosial, ketika banyak orang bisa membentuk citra diri sesuai keinginan melalui foto, unggahan, hingga berbagai konten yang terlihat sempurna.
Namun, dalam kehidupan sehari-hari, sikap seseorang sebenarnya bisa memberikan petunjuk tentang ketulusan dirinya. Perhatikan bagaimana mereka memperlakukan orang lain, menanggapi perbedaan pendapat, hingga bersikap ketika berada di lingkungan yang berbeda.
Orang yang tidak tulus biasanya menunjukkan pola perilaku tertentu. Meski satu sikap saja belum cukup untuk menilai karakter seseorang, kebiasaan yang terus berulang bisa menjadi tanda bahwa hubungan tersebut perlu diperhatikan.
Lantas, apa saja perilaku yang bisa menunjukkan seseorang tidak tulus? Melansir dari YourTango, berikut tujuh di antaranya.
1. Sikapnya Berubah Tergantung Siapa yang Ada di SekitarnyaSalah satu tanda seseorang tidak tulus adalah memiliki sikap yang sangat berbeda ketika berada di hadapan orang lain.
Misalnya, ketika hanya berdua, ia bersikap ramah dan memperlakukan Anda dengan baik. Namun, ketika ada orang yang ingin ia dekati atau kagumi, sikapnya mendadak berubah.
Bahkan, tidak jarang seseorang justru merendahkan atau mempermalukan temannya sendiri demi mendapatkan perhatian dan penerimaan dari lingkungan baru.
Perubahan sikap seperti ini tentu berbeda dengan menyesuaikan cara berkomunikasi sesuai situasi. Hal yang perlu diwaspadai adalah ketika seseorang sengaja mengubah perlakuannya demi kepentingan pribadi, meskipun harus menyakiti orang lain.
2. Sering Memberikan Pujian yang Terselip SindiranPujian seharusnya membuat seseorang merasa dihargai. Namun, orang yang tidak tulus terkadang menggunakan kalimat bernada pujian untuk menyampaikan sindiran secara halus.
Contohnya, mereka mengatakan, "Ternyata kamu lebih pintar dari yang aku kira."
Sekilas terdengar seperti pujian, tetapi kalimat tersebut justru menyiratkan bahwa sebelumnya mereka menganggap Anda tidak cukup pintar.
Komentar semacam ini sering kali disampaikan dengan cara yang sulit diprotes karena pembicara bisa berdalih hanya sedang bercanda atau memberikan pujian.
Jika seseorang berulang kali melontarkan komentar yang membuat Anda merasa direndahkan, perhatikan pola komunikasinya. Pujian yang tulus semestinya tidak membuat orang lain merasa kecil.






Komentar (0)