Pemkab Cirebon Usulkan 9 Lokasi Baru Kampung Nelayan Merah Putih, Dorong Peningkatan Ekonomi Masyarakat Pesisir

pantau.com
1 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon, Jawa Barat, mengusulkan sembilan lokasi baru untuk pengembangan program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) guna memperluas fasilitas perikanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Bupati Cirebon, Imron, mengatakan pengusulan tersebut merupakan langkah pemerintah daerah untuk memperluas manfaat program KNMP setelah Kabupaten Cirebon memperoleh satu lokasi pada 2025 dan tambahan dua lokasi pada 2026.

"Kami sudah mengusulkan sembilan lokasi untuk pengembangan tahun berikutnya. Mudah-mudahan bisa direalisasikan, tentunya setelah melalui proses verifikasi dan penilaian dari kementerian," kata Imron di Cirebon, Jumat.

Imron menjelaskan bahwa sembilan lokasi yang diusulkan belum ditetapkan sebagai penerima program karena masih harus melalui proses verifikasi dan penilaian oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Pada 2026, Kabupaten Cirebon memperoleh tambahan dua lokasi pengembangan KNMP yang berada di Desa Ambulu, Kecamatan Losari, dan Desa Citemu, Kecamatan Mundu.

Dengan penambahan tersebut, Kabupaten Cirebon telah mendapatkan tiga lokasi program KNMP sepanjang 2025 hingga 2026, sedangkan sembilan lokasi lainnya masih menunggu hasil penilaian kementerian untuk pengembangan tahun berikutnya.

Pemkab Cirebon Dorong Pembangunan Fasilitas Penyimpanan Ikan Berpendingin

Imron menegaskan bahwa pengembangan kawasan Kampung Nelayan Merah Putih harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat nelayan.

Menurutnya, pembangunan sarana dan prasarana pendukung menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan efektivitas penanganan, penyimpanan, serta pemasaran hasil tangkapan nelayan.

Salah satu fasilitas yang dinilai perlu mendapat perhatian adalah tempat penyimpanan ikan berpendingin atau cold storage yang dapat mempertahankan kesegaran hasil tangkapan sebelum dipasarkan.

Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan membantu nelayan menjaga mutu ikan dalam waktu lebih lama sehingga kualitas produk tetap terjaga ketika memasuki proses distribusi dan pemasaran.

" Dengan adanya fasilitas penyimpanan dingin, hasil tangkapan bisa bertahan lebih lama, kualitasnya terjaga, dan memberikan nilai tambah bagi nelayan," ujar Imron.

Fasilitas penyimpanan berpendingin juga dinilai dapat memberikan keuntungan ekonomi karena nelayan memiliki kesempatan lebih besar untuk mempertahankan kualitas hasil tangkapan sebelum dijual kepada konsumen.

Pemerintah daerah berharap pengembangan fasilitas perikanan melalui program KNMP tidak hanya meningkatkan kapasitas penanganan ikan, tetapi juga memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan pesisir.

Nelayan Gebangmekar Keluhkan Pendangkalan Sungai Menuju Laut

Selain kebutuhan fasilitas penyimpanan ikan, Pemkab Cirebon menerima keluhan masyarakat nelayan mengenai kondisi infrastruktur dan akses perairan yang digunakan untuk menjalankan aktivitas penangkapan ikan.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian berasal dari nelayan di wilayah Gebangmekar yang menghadapi pendangkalan alur sungai menuju laut.

Pendangkalan tersebut menyebabkan perahu nelayan kesulitan melintasi jalur perairan yang menghubungkan kawasan permukiman dan tempat aktivitas nelayan dengan laut.

Akibatnya, sebagian nelayan harus menyesuaikan jadwal keberangkatan maupun kepulangan dengan kondisi pasang surut air laut agar perahu dapat melintasi alur sungai.

Ketika air sedang surut, perahu tidak selalu dapat melewati jalur tersebut sehingga nelayan terpaksa menunggu hingga permukaan air kembali naik.

"Nelayan mengeluhkan pendangkalan sungai menuju laut. Terkadang mereka harus menunggu air pasang dan baru bisa kembali ke daratan sekitar pukul 02.00 WIB," kata Imron.

Kondisi tersebut menjadi salah satu kendala operasional yang dihadapi nelayan karena akses menuju laut dan kembali ke daratan sangat bergantung pada kondisi perairan.

Pemkab Cirebon menilai penanganan pendangkalan alur sungai perlu menjadi perhatian bersamaan dengan pembangunan fasilitas pendukung melalui program Kampung Nelayan Merah Putih.

Perbaikan akses perairan dinilai penting agar fasilitas perikanan yang dibangun pemerintah dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan nelayan sehari-hari.

Pengembangan KNMP Diharapkan Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan Cirebon

Imron menekankan bahwa pengembangan kawasan KNMP tidak cukup hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga harus memperhatikan kelancaran akses nelayan menuju wilayah penangkapan ikan.

Pemerintah Kabupaten Cirebon turut menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan atas dukungan pembangunan kawasan nelayan di daerah tersebut, khususnya di wilayah pesisir Gebang.

Dukungan pemerintah pusat melalui program KNMP diharapkan dapat membantu pemerintah daerah memperkuat fasilitas perikanan sekaligus mengatasi berbagai kendala yang selama ini dihadapi masyarakat pesisir.

Imron berharap pembangunan fasilitas penyimpanan ikan, perbaikan akses perairan, dan peningkatan kualitas penanganan hasil tangkapan dapat dilakukan secara terpadu.

"Melalui pengembangan KNMP, kami berharap fasilitas perikanan, akses nelayan, serta penanganan hasil tangkapan dapat terintegrasi sehingga memberikan nilai ekonomi lebih besar bagi masyarakat pesisir," ucap Imron.

Integrasi fasilitas dan akses perairan tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran kegiatan penangkapan ikan, mempertahankan mutu hasil tangkapan, serta meningkatkan nilai ekonomi produk perikanan.

Melalui pengusulan sembilan lokasi baru dan pengembangan tiga lokasi yang telah memperoleh dukungan pada 2025 hingga 2026, Pemkab Cirebon berupaya memperluas jangkauan program KNMP bagi masyarakat pesisir.

Pengembangan kawasan Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan mampu mendorong peningkatan pendapatan nelayan, memperkuat kegiatan ekonomi perikanan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir Kabupaten Cirebon secara berkelanjutan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Hasil BRI Super League: Gol Sensasional Taisei Marukawa Bawa Dewa United Kalahkan PSIM dan Kudeta Persija di Puncak
• 3 jam lalu
0
thumb
Penyadapan Presiden Terungkap, Mensesneg Sebut Istana Waspada dan Bersih-bersih Terus
• 8 jam lalu
0
thumb
Video: Antisipasi Manipulasi Saham, BEI Siapkan Sistem Peringatan Dini
• 11 jam lalu
0
thumb
Mayoritas Aluminum RI Masih Impor, AI Sampai Turun Tangan?
• 7 jam lalu
0
thumb
Prabowo Ingin Bangun Museum Agung Nasional di Monas, Pusat Sejarah dan Rekreasi
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.