Transaksi Dikuasi Segelintir Pihak, BEI Selidiki 3 Saham Ini

cnbcindonesia.com
4 jam lalu
Cover Berita
Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia, Kamis 26/3/2020 (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan sedang melakukan pemeriksaan terhadap transaksi tiga saham, yakni PT Capital Financial Indonesia Tbk (CASA), PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI), dan PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS).

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), langkah tersebut dilakukan dalam rangka pelaksanaan fungsi pengawasan perdagangan efek dan perlindungan investor, sekaligus untuk menjaga perdagangan agar tetap teratur, wajar, dan efisien.

Berdasarkan keterangan BEI, pemeriksaan dilakukan setelah data transaksi menunjukkan adanya indikasi aktivitas yang terkonsentrasi pada sejumlah kecil investor di masing-masing saham.

Baca: 81 Saham HSC Dicoret dari IHSG, 10 Emiten Ini Bobotnya Makin Jumbo


Pada saham CASA, pemeriksaan mencakup data transaksi periode 26 Oktober hingga 2 November 2026. Dalam rentang waktu satu pekan tersebut, tercatat transaksi yang dilakukan oleh 6 investor melalui 6 Anggota Bursa, dengan kontribusi sekitar 98% dari total transaksi. Angka ini merupakan yang tertinggi di antara ketiga saham yang diperiksa, sehingga hampir seluruh transaksi CASA pada periode tersebut didominasi oleh segelintir pelaku.

"Berdasarkan data transaksi pada periode 26 Oktober 2026 s.d. 2 November 2026 mengindikasikan adanya transaksi yang dilakukan oleh 6 investor melalui 6 Anggota Bursa dengan kontribusi sekitar 98% dari total transaksi," tulis manajemen BEI, dikutip Jumat (6/11/2016).

Sementara itu, pemeriksaan terhadap saham FUJI menjangkau periode yang lebih panjang, yakni 2 Maret hingga 30 Oktober 2026. Pada rentang tersebut, BEI mencatat transaksi oleh 16 investor melalui 10 Anggota Bursa dengan kontribusi sekitar 87 persen dari total transaksi.

Sedangkan saham NSSS diperiksa untuk periode terpanjang, yaitu 1 Desember 2025 hingga 30 Oktober 2026. Transaksi dalam periode itu dilakukan oleh 19 investor melalui 15 Anggota Bursa, dengan kontribusi sekitar 52 persen dari total transaksi. Meski persentasenya paling rendah dibandingkan CASA dan FUJI, jumlah investor dan anggota bursa yang terlibat pada NSSS tercatat paling banyak.

BEI meminta pihak-pihak terkait untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan. Imbauan ini penting bagi investor agar mengambil keputusan berdasarkan informasi resmi yang tersedia.

Perlu dicatat bahwa pengumuman ini bersifat pemberitahuan atas proses pemeriksaan dan belum menyimpulkan adanya pelanggaran. Masing-masing pengumuman tercatat dengan nomor Peng-PTE-00001/BEI.WAS/11-2026 untuk CASA, Peng-PTE-00002/BEI.WAS/11-2026 untuk FUJI, dan Peng-PTE-00003/BEI.WAS/11-2026 untuk NSSS.

"Bursa meminta kepada pihak-pihak terkait untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan," tulis BEI.



(rob/rob)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Kata Pelaku Pasar Soal RI Mau Bikin Rating Bursa Sendiri

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Foto: Hiu Paus Jadi Daya Tarik Wisata, Warga Botubarani Raup Penghasilan dari Laut
• 14 jam lalu
0
thumb
Cek di Sini! Jadwal KRL Rute Rangkasbitung Tanah Abang Hari Ini Jumat 6 November 2026
• 21 jam lalu
0
thumb
Mantan PM Malaysia Najib Razak Tinggalkan Penjara usai Bayar Denda Rp222 Miliar, Jadi Tahanan Rumah
• 9 jam lalu
0
thumb
Rumah di Bintaro Jaksel Kebakaran, 71 Personel Damkar Dikerahkan
• 5 jam lalu
0
thumb
Kamera Pengintai Tangkap Gambar 19 Macan Tutul Jawa Beserta Rantai Makanannya di TNBTS
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.