Tuban: PT Pertamina Patra Niaga memulai kegiatan penanaman pohon sebagai bagian dari Program Biodiversity Action Plan (BAP) Tahap II di lahan bekas tambang kapur, Desa Leran Wetan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Sebanyak 500 pohon ditanam dalam kegiatan ini, disertai pembangunan instalasi perpipaan air dan kelistrikan guna mendukung pemeliharaan serta keberlanjutan pertumbuhan tanaman.
Program penghijauan ini merupakan bagian dari upaya pemulihan lingkungan yang dilaksanakan secara bertahap. Sebelumnya, penanaman pohon telah dimulai pada 2025 dan direncanakan berlanjut pada 2027, dengan target pengembangan area penghijauan mencapai total delapan hektare. Pelaksanaan program ini melibatkan Pertamina Foundation serta Pemerintah Kabupaten Tuban.
General Manager Project Olefin Complex TPPI Tuban Novriandi menyampaikan, program ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya pelestarian keanekaragaman hayati dan pemulihan lingkungan.
Melalui program ini, Pertamina Patra Niaga berharap lahan bekas tambang kapur dapat kembali memiliki fungsi ekologis yang lebih baik. Penanaman pohon konservasi dan tanaman produktif diharapkan mampu meningkatkan tutupan vegetasi, mendukung resapan air, serta menciptakan habitat yang lebih baik bagi keanekaragaman hayati.
"Di sisi lain, tanaman produktif juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Desa Leran Wetan. Kami meyakini keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari jumlah pohon yang ditanam, tetapi juga dari keberlanjutan pemeliharaan dan manfaat yang dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat, 6 November 2026.
Baca Juga :
Mengenal SBIN, Strategi Baru Industrialisasi Nasional(Program penghijauan ini merupakan bagian dari upaya pemulihan lingkungan. Foto: Dok Pertamina Patra Niaga) Beri manfaat bagi lingkungan dan masyarakat Dari sisi masyarakat, Kepala Desa Leran Wetan, Budi Utomo, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Ia berharap kegiatan penghijauan dapat memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat, serta terus dilaksanakan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan warga setempat.
Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan Kabupaten Tuban, Anthon Tri Laksono. Ia mengapresiasi inisiatif Pertamina Patra Niaga yang turut berkontribusi dalam pemulihan lingkungan sekaligus melibatkan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam.
"Pemerintah Kabupaten Tuban menyatakan dukungannya untuk terus bersinergi dalam memastikan tanaman yang telah ditanam dapat tumbuh dan memberikan manfaat ekologis maupun sosial bagi masyarakat," kata dia.
Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 50 peserta yang terdiri dari perwakilan Pertamina Patra Niaga, Pemerintah Kabupaten Tuban, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Palang, Pemerintah Desa Leran Wetan, akademisi Universitas Sunan Bonang, kelompok tani, serta tokoh masyarakat setempat.
Adapun jenis pohon yang ditanam meliputi sonokeling dan mahoni sebagai tanaman konservasi, serta kelengkeng dan sawo sebagai tanaman produktif. Kombinasi tanaman tersebut diharapkan dapat mendukung pemulihan ekosistem sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat di sekitar lokasi.





Komentar (0)