Riset Uji Kesehatan Mandi Air Dingin dan Hangat, Hasilnya Tak Terduga

cnbcindonesia.com
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, CNBC Indonesia - Mandi air dingin yang selama ini dianggap menyiksa diri ternyata membawa manfaat luar biasa bagi kesehatan. Penelitian terbaru mengungkapkan mereka yang rutin mandi air dingin jauh lebih jarang sakit dibandingkan mereka yang mandi dengan air hangat.

IFL Science melaporkan penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti dari Universitas Basel, Swiss. Peneliti menguji 719 orang sehat berusia 18 hingga 65 tahun yang sebelumnya tidak pernah mandi air dingin. Mereka dibagi menjadi dua kelompok yaitu satu kelompok mandi dengan air sedingin yang memungkinkan selama 12 minggu, sedangkan kelompok lain tetap mandi seperti biasa dengan air hangat.

Hasilnya sungguh mengejutkan:

  • Kelompok mandi air dingin 31% lebih sedikit absen bekerja karena sakit
  • Jumlah hari sakit menurun 26% dibandingkan kelompok biasa
  • Kondisi fisik dan mental juga terasa lebih baik secara mandiri

Temuan ini memperkuat penelitian sebelumnya di Belanda yang melibatkan 3.018 peserta. Hasilnya ditemukan penurunan jumlah cuti sakit hingga 29%. Para peneliti menjelaskan bahwa air dingin memicu respons sistem kekebalan tubuh, membuatnya lebih waspada terhadap infeksi.

Pilihan Redaksi
  • Stroke Ketika Cuci Rambut, Kenali Bahaya Sindrom Salon Kecantikan
  • Lubang di Langit Membesar, 7 Kali Lebih Luas dari Wilayah NKRI

Menariknya, meskipun hampir semua peserta merasa tidak nyaman pada awalnya, 91% menyatakan ingin melanjutkan kebiasaan ini setelah penelitian selesai dan 64% benar-benar melakukannya. Alasan utama mereka adalah tubuh terasa lebih segar dan bertenaga, sebanding dengan efek minum kafein tanpa efek sampingnya.

Selain sehat, mandi air dingin ternyata sangat ramah lingkungan. Dalam 12 minggu, setiap peserta mengurangi emisi karbon sebesar 15 kilogram, setara dengan hasil pembakaran bahan bakar kendaraan sejauh 100 kilometer. Penghematan ini disebabkan oleh  tidak ada energi yang dipakai untuk memanaskan air.

Peneliti menegaskan, tidak perlu memaksakan diri mandi dengan air yang sama dinginnya setiap hari.

"Kita tidak selalu merasa sama kuat setiap hari, dan itu wajar. Jika kita memaksakan diri melepaskan kenyamanan sepenuhnya, lama-lama akan berdampak buruk bagi kesehatan mental. Dan jatuh sakit justru tidak membantu lingkungan," ujar Lena Glaser.

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Minta Waktu 8 Jam Cecar Jokowi soal Ijazah, Kubu Dokter Tifa Justru Diberi Jatah Segini
• 18 jam lalu
0
thumb
Menyelamatkan Kelas Menengah dan Mewujudkan Kesejahteraan
• 20 jam lalu
0
thumb
Bandara Dhoho Kediri Resmi Jadi Embarkasi pada 2027, Siap Layani 9.641 Jemaah Calon Haji
• 5 jam lalu
0
thumb
Veda Ega Pratama Ungkap Kiat Bersaing di Moto3 2026
• 19 jam lalu
0
thumb
BI Proyeksikan Ekonomi Aceh 2026 Tumbuh 4,6 Persen Ditopang Konsumsi dan Investasi
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.