Jakarta, CNBC Indonesia - Pengendalian lalu lintas udara Amerika Serikat (AS) tidak boleh lagi menggunakan perangkat lawas. Administrasi Penerbangan Federal telah melarang disket mulai 2028 mendatang.
Larangan itu ditunjukkan bagi informasi cuaca dan informasi penting pada lebih dari 400 fasilitas pengontrol lalu lintas udara di seluruh AS.
Sebagai pengganti empat sistem dari 1980-an, bakal digunakan Sistem Tampilan Informasi Perusahaan (Enterprise Information Display System. Selain itu, informasi penting bakal disatukan agar bisa diakses lebih cepat.
"Kami beralih dari proses manual lama menggantinya dengan teknologi yang bergantung pada disket dengan sistem modern yang membuat pengontrol bisa berbagi peringatan, jadwal wilayah udara terbatas, dan laporan pilot," kata Administrator FAA, Bryan Bedford, dikutip dari Reuters, Jumat (6/11/2026).
Pilihan Redaksi
Kiamat Pilot Pesawat Mulai Terasa, Tandanya Muncul di Amerika
Bos Tahu Semua Gerak-Gerik dan Ucapan Karyawan, Pantau Pakai AI
Tahun lalu, kongres telah menyetujui dana sebesar US$12,5 miliar (Rp 225,9 triliun) memperbaiki sistem tua itu. Sebagai peningkatan, menteri transportasi Sean Duffy ingin adanya tambahan US$30 miliar (Rp 542,3 triliun) karena FAA mengalami masalah teknologi.
Selama ini FAA masih menggunakan sistem telekomunikasi dan komputer Compaq berusia puluhan tahun. Untuk mengganti suku cadang pembelian dilakukan di platform eBay.
Fasilitas trafik udara juga tidak bisa saling berkomunikasi dan beriperasi dengan komputer analog individual. Tantangan ini terjadi saat wilayah udara AS merupakan yang paling kompleks di dunia.
Selain disket, FAA juga berupaya mengganti kertas sebagai penanda penerbangan oleh pengontrol lalu lintas untuk melacak pesawat. Kebiasaan selama puluhan tahun itu dimulai 2022 pada 49 bandara besar dan butuh waktu hingga 2028 untuk menyelesaikannya.
Komentar (0)