Tokoh wayang kulit terkenal memiliki watak dan peran yang berbeda. Yudhistira dikenal jujur dan adil, Bima tegas, Srikandi pemberani, Semar bijaksana, sedangkan Sengkuni licik. Menyambut Hari Wayang Nasional 2026 pada 7 November, berikut 21 tokoh dari kisah Mahabharata, Ramayana, dan tradisi punakawan Jawa beserta nama lain, watak, serta perannya.
Daftar ini mengacu pada wayang kulit purwa Jawa. Nama dan penggambaran tokoh dapat berbeda menurut lakon serta gaya pementasan.
Tokoh Mahabharata: Pandawa, sekutu, dan KurawaLima Pandawa adalah Yudhistira, Bima, Arjuna, Nakula, dan Sadewa. Di sekitar mereka ada penasihat, kesatria, serta tokoh Kurawa yang menggerakkan konflik. Materi Direktorat Kesenian Kemdikbud menguraikan watak Pandawa dan Gatotkaca dalam pewayangan.
Putra sulung Pandawa ini dikenal jujur, sabar, bijaksana, dan adil. Sebagai pemimpin, ia berusaha mempertimbangkan akibat keputusan bagi saudara-saudaranya.
2. Bima atau WerkudaraPandawa kedua ini mudah dikenali dari tubuhnya yang besar dan kekuatannya. Bima berwatak berani, tegas, terus terang, serta setia membela keluarga.
Arjuna adalah kesatria Pandawa yang mahir memanah. Ia digambarkan berperilaku halus, tekun, dan berani menghadapi tugas berat.
4. Nakula atau PintenSaudara kembar Sadewa ini dikenal jujur, setia, dan sopan. Nakula juga digambarkan pendiam serta cermat sebelum bertindak.
Anggota termuda Pandawa ini dikenal jujur, setia, dan cerdas. Dalam penggambaran wayang purwa, Sadewa juga pandai berbicara dan mengemukakan pendapat.
6. KresnaRaja Dwarawati ini menjadi penasihat Pandawa. Kresna dikenal bijaksana, cerdik membaca keadaan, dan piawai menyusun strategi.
Kesatria perempuan yang mahir memanah ini berwatak pemberani, percaya diri, dan teguh. Srikandi ikut berperang di pihak Pandawa dalam Bharatayuda.
8. GatotkacaPutra Bima dan Dewi Arimbi ini terkenal sebagai kesatria perkasa. Wataknya berani, tangguh, tangkas, dan bertanggung jawab.
Dalam tradisi wayang Jawa, Drupadi diceritakan sebagai istri Yudhistira. Ia dikenal teguh dan tahan menghadapi penderitaan. Penggambaran ini berbeda dari sejumlah versi Mahabharata yang menempatkannya sebagai istri kelima Pandawa.
10. BismaKesatria senior ini dihormati karena pengabdian dan keteguhannya memegang sumpah. Bisma berperang di pihak Kurawa, sehingga perannya tidak cukup dijelaskan hanya dengan label “baik” atau “jahat”.
11. KarnaKarna adalah kesatria tangguh di pihak Kurawa. Kesetiaannya kepada Duryodana membuat tokoh ini memiliki konflik batin dan pilihan yang lebih rumit daripada gambaran tokoh antagonis biasa.
12. DuryodanaPemimpin Kurawa ini berseberangan dengan Pandawa. Ambisi, rasa iri, dan sikap keras kepalanya memperbesar perselisihan keluarga.
13. SengkuniPaman sekaligus penasihat pihak Kurawa ini dikenal licik dan pandai mengadu domba. Ia memakai tipu muslihat untuk memengaruhi jalannya konflik.
Kisah Pandawa masih diolah menjadi lakon baru, termasuk Wayang Kuliterasi “Pandawa Kalah Judol”.
Empat punakawan dalam gaya wayang JawaDalam gaya Yogyakarta, kelompok punakawan yang mendampingi kesatria terdiri atas Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong. Susunan punakawan dapat berbeda pada gaya daerah lain, sehingga daftar empat tokoh ini tidak mewakili semua tradisi.
14. SemarSemar adalah pengasuh dan penasihat para kesatria. Meski tampil sederhana dan jenaka, ia dikenal arif, rendah hati, serta berani memberi nasihat.
15. Gareng atau Nala GarengGareng dikenal lugu dan lucu. Ia juga berhati-hati dalam bertindak serta tidak suka mengambil hak orang lain.
16. PetrukPetruk mudah dikenali dari tubuh tinggi dan hidung panjangnya. Wataknya jenaka; kelucuannya kerap dipakai untuk menyampaikan sindiran.
17. BagongBagong dikenal humoris, usil, dan berani. Cara bicaranya yang terus terang membuatnya kerap menyuarakan kritik tanpa berputar-putar.
Tokoh Ramayana: Rama hingga RahwanaRamayana berkisah tentang upaya Rama membebaskan Sinta dari Rahwana. Tokoh-tokohnya juga dikenal melalui pertunjukan tari kecak yang mengangkat kisah Ramayana.
18. RamaRama adalah pangeran yang berjuang membebaskan Sinta. Ia digambarkan teguh dan berani menghadapi Rahwana.
19. Sinta atau ShintaIstri Rama ini dikenal setia dan teguh hati. Ketika ditawan di Alengka, ia menolak keinginan Rahwana.
20. Hanoman atau AnomanTokoh kera putih ini menjadi utusan dan penolong Rama. Hanoman berwatak setia, berani, serta gigih menjalankan tugas.
21. Rahwana atau DasamukaRaja Alengka ini memiliki kekuatan besar, tetapi digambarkan angkuh dan dikuasai ambisi. Penculikan Sinta menjadi pusat konflik Ramayana.





Komentar (0)