Pemuda Bandung Bikin Simulator Umrah Gratis, Bisa Antar Keliling Masjidil Haram Secara Virtual

republika.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA — Pengalaman menjalankan ibadah umrah secara mandiri menginspirasi Erwin Hermanto, pegiat teknologi asal Bandung, untuk mengembangkan Syumra. Platform digital yang awalnya dibuat sebagai alat bantu melacak putaran tawaf dan sa'i itu kini berkembang menjadi aplikasi dengan beragam fitur edukasi umrah dan haji, termasuk simulator berbasis tiga dimensi (3D) yang bisa diakses secara gratis.

Baca Juga
  • OJK Dorong Bank Jadikan DHE SDA sebagai Agunan Kredit
  • Ekonom Ungkap Alasan Kredit Korporasi Lebih Diminati Bank Dibanding UMKM
  • Kepala BIN Buka Suara Soal Penyadapan Terhadap Presiden RI: Mengarah Makar

Erwin, alumni STMIK Bandung angkatan 2012, mengatakan, ide awal Syumra muncul ketika dirinya hendak menjalankan ibadah umrah untuk pertama kalinya. Saat itu, dia memilih melaksanakan umrah secara mandiri sehingga membutuhkan panduan untuk membantunya selama berada di Tanah Suci.

Sebelum berangkat, Erwin mengumpulkan berbagai informasi, dari doa hingga tips pelaksanaan umrah. Dia mencatat materi yang diperolehnya dari sejumlah video manasik umrah di YouTube. Namun, ada kebutuhan lain yang dirasakannya ketika mempersiapkan perjalanan tersebut, yakni alat untuk memantau putaran tawaf dan sa'i.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Kebetulan kita tidak pakai muthowif saat umrah. Akhirnya saya coba untuk buat aplikasi," ujar Erwin saat dihubungi Republika, Kamis (5/12/2026). 

Dari kebutuhan pribadi itulah Syumra mulai dikembangkan. Pada tahap awal, aplikasi tersebut hanya memiliki fitur untuk membantu pengguna melacak pelaksanaan tawaf dan sa'i agar lebih mudah memantau rangkaian ibadah.

Meski demikian, pengembangan Syumra tidak berhenti setelah Erwin pulang dari Tanah Suci. Pengalaman langsung selama menjalankan umrah justru menjadi bahan untuk memperkaya fitur aplikasi tersebut.

Jamaah haji dari berbagai negara melaksanakan Tawaf Wada mengelilingi Kabah, Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Selasa (9/6/2026). Pelaksanaan tawaf perpisahan tersebut menjadi penutup seluruh rangkaian ibadah haji sebelum para jamaah meninggalkan Makkah menuju ke negara asal. - (ANTARA FOTO/Citro Atmoko)

 

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Wall Street Merosot Tajam usai Pemilu AS, Trump Salahkan Partai Demokrat
• 15 jam lalu
0
thumb
Penyebab Mouse Wireless Tidak Terdeteksi di Laptop dan Cara Mengatasinya
• 21 jam lalu
0
thumb
Kasus Penyadapan terhadap Presiden, Alarm Keras Penyalahgunaan Kekuasan
• 21 jam lalu
0
thumb
Kejagung sebut sosok AK dalam kasus nikel berada di luar negeri
• 10 jam lalu
0
thumb
Bukan Barang Sekunder, Pemerintah Diminta Evaluasi Pajak Pembalut 11 Persen
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.