Cristiano Ronaldo Resmi Pensiun dari Timnas Portugal Usai Berselisih

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Cristiano Ronaldo mengakhiri perjalanan karier internasionalnya bersama tim nasional Portugal setelah terlibat konflik terbuka dengan pelatih Jorge Jesus. Dikutip dari laporan ESPN, perselisihan tersebut memuncak ketika sang pelatih membatasi menit bermain sang penyerang veteran di ajang UEFA Nations League hingga Ronaldo memilih meninggalkan skuad menggunakan jet pribadi sebagai bentuk protes.

Tindakan indisipliner tersebut berujung pada sanksi skorsing selama tiga puluh hari serta denda nominal dari federasi. Keputusan gantung sepatu ini diumumkan secara terbuka tepat sehari sebelum pelatih merilis daftar nama pemain terbaru untuk agenda pertandingan internasional mendatang.

Akhir Karier Internasional Penuh Ketegangan

Kepergian Ronaldo dari panggung internasional berlangsung cukup kontras jika dibandingkan dengan perpisahan Lionel Messi bersama Argentina yang dipenuhi rasa hormat. Penampilan Ronaldo di usia empat puluh satu tahun pada turnamen Piala Dunia justru dinilai mengurangi daya juang tim akibat penurunan intensitas kerja di lapangan.

Sejumlah pengamat bahkan memandang kehadiran sang kapten sebagai beban taktik bagi tim ketimbang sebuah aset berharga. Keengganan menerima kenyataan penurunan fisik membuat tahun-tahun terakhirnya berseragam tim nasional kerap diwarnai kritik tajam dari publik sepak bola.

Rekor Emas dan Warisan Gemilang Sang Legenda

Terlepas dari akhir yang diwarnai ketegangan, pencapaian Ronaldo di masa keemasannya tetap menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola modern. Sang mega bintang berhasil mempersembahkan trofi Euro 2016 untuk Portugal dan mencatatkan rekor dunia fantastis melalui torehan 146 gol dari total 234 penampilan internasional.

Koleksi gol luar biasa tersebut melampaui rekor lama milik legenda Iran Ali Daei serta mengungguli Messi yang berada di posisi kedua daftar pencetak gol dunia. Catatan impresif ini diprediksi akan bertahan sangat lama dan sulit dipatahkan oleh penyerang aktif lainnya seperti Romelu Lukaku, Robert Lewandowski, maupun Harry Kane.

Penurunan Performa Menjelang Masa Perpisahan

Tanda-tanda kemunduran performa Ronaldo di level internasional mulai terlihat jelas sejak turnamen Piala Dunia 2022 di Qatar. Saat itu, mantan pelatih Fernando Santos mencadangkannya setelah ia hanya mencetak satu gol, sementara penyerang pengganti Goncalo Ramos langsung mencetak trigol ke gawang Swiss.

Ronaldo sempat berupaya bangkit di bawah arahan Roberto Martinez namun gagal mencetak satu gol pun sepanjang turnamen Euro 2024. Kendati sempat berseru “Aku kembali!” usai mencetak dua gol ke gawang Uzbekistan pada kejuaraan berikutnya, performanya tetap dinilai menjadi bayang-bayang masa lalu seiring kepindahannya ke kompetisi Arab Saudi bersama Al Nassr.

Transformasi Generasi Baru Skuad Portugal

Kontribusi Ronaldo selama lebih dari dua dekade tetap berjasa besar mengangkat martabat sepak bola Portugal ke jajaran elite dunia. Sebelum sang penyerang mencatatkan debut pada tahun 2003, Portugal tercatat hanya sanggup lolos ke tiga edisi Piala Dunia dan tiga putaran final Piala Eropa.

Sepanjang era Ronaldo, Portugal mencatatkan konsistensi luar biasa dengan selalu mengamankan tiket menuju enam edisi Piala Dunia serta enam turnamen Euro secara beruntun. Fondasi kuat tersebut kini diteruskan oleh generasi baru seperti Bruno Fernandes, Bernardo Silva, Joao Neves, Pedro Neto, Vitinha, dan Nuno Mendes yang siap membawa tim melangkah tanpa bayang-bayang sang legenda.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Timnas Padel Putri Indonesia Bikin Kejutan di Piala Dunia, Hajar Jerman dan Kini Bidik 9 Besar Dunia
• 3 jam lalu
0
thumb
Jelang Menikah, Terungkap Kisah Cinta Gusti Sura dan Putra Pendiri Rosalia Indah KPH FX Adimas Rosdian, Kenal Sejak 2015
• 22 jam lalu
0
thumb
Diminta Uji Ulang Ijazah di Hadapan Hakim, Jokowi: Saya Keberatan
• 21 jam lalu
0
thumb
Heboh Demo Boikot Ruben Onsu, sang Presenter Singgung Soal Dalang di Balik Aksi: Seru Juga!
• 6 jam lalu
0
thumb
Raih Humanity Award di Istanbul, Surya Paloh: Misi Kemanusiaan Harus Berlandaskan Keikhlasan
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.