JAKARTA, DISWAY.ID - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan ring tinju yang dibangun di kolong Flyover Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur.
Pembangunan ring tinju tersebut merupakan upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menekan angka tawuran di wilayah Kampung Melayu dan sekitarnya.
Ring tinju yang dilengkapi Pos Jaga Jakarta itu diresmikan langsung oleh Pramono pada Jumat, 6 November 2026.
BACA JUGA:Jadwal Layanan SIM Keliling di Jakarta Hari Ini 6 November 2026, Yuk Segera Perpanjang!
Ring tinju di Kampung Melayu ini menjadi fasilitas kedua yang diresmikan Pramono. Sebelumnya, ia telah meresmikan sasana tinju serupa di kolong flyover kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Pramono mengeklaim, keberadaan sasana tinju di Pasar Rebo dan Kampung Melayu berkontribusi terhadap penurunan angka tawuran di Jakarta Timur.
Menurut politikus PDI Perjuangan tersebut, sepanjang 2025 tercatat sebanyak 132 kasus tawuran di Jakarta Timur.
Namun, setelah pembangunan sasana tinju dilakukan, angka tawuran mengalami penurunan menjadi sekitar 20 kasus sepanjang 2026 hingga Oktober.
“Di Jakarta Timur ini terjadi penurunan yang luar biasa dari 132 menjadi kurang lebih 20-an lebih. Artinya lebih dari 100 kali tawuran yang berkurang di tempat ini,” kata Pramono usai peresmian ring tinju.
BACA JUGA:Polda Metro Usut Dugaan Mahasiswa Bayaran di Acara Sumpah Pemuda, EO Terancam Sanksi
Atas penurunan tersebut, Pramono menginstruksikan jajarannya untuk membangun fasilitas serupa di wilayah kota administrasi lainnya di Jakarta.
Secara khusus, Pramono menugaskan PAM Jaya untuk segera mencari lokasi kolong flyover di Jakarta Utara yang memungkinkan untuk dimanfaatkan sebagai fasilitas olahraga.
“Saya menugaskan untuk Pamjaya satu tempat lagi di Jakarta Utara. Cari flyover yang seperti ini kemudian dijadikan tempat untuk apakah skateboard, apakah sarana tinju, apakah menjadi tempat untuk bermain bola, agar energi anak-anak di Jakarta ini bisa tersalurkan dengan baik,” pungkasnya.
Sementara itu, pelatih tinju di kolong Flyover Kampung Melayu, Muhammad Ilham Shodri, menyatakan bahwa keberadaan sasana tinju tersebut memberikan kontribusi besar dalam menekan angka tawuran.
Menurut Ilham, sebelumnya tawuran di wilayah Kampung Melayu bisa terjadi hingga dua kali dalam sepekan.
- 1
- 2
- »






Komentar (0)