HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA—Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal mengeritik pernyataan Joko Widodo (Jokowi) terkait penyadapan yang dilakukan eks Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pihak lainnya.
Dalam unggahan di akun X pribadinya, @dinopattidjalal, diplomat ulung itu menyebut pernyataan Jokowi sangat normatif dan cenderung lemah.
“Komentar Bapak Joko Widodo mengenai kasus penyadapan Presiden masih sangat lemah dan normatif, dan, berbeda dari komentar Istana atau sejumlah parpol, tidak sedikitpun mencerminkan rasa prihatin, kecewa atau marah,” tulisnya.
Makanya, ia memberi usulan. “Karena itu, JIKALAU memang tidak ada udang dibalik batu, saya USULKAN Bapak Joko Widodo dapat sejak awal membuat pernyataan sbb,” lanjutnya.
Pernyataan yang diusulkan Dino Patti Djalal seperti ini: “Saya, Joko Widodo, sangat shock mendengar berita bahwa LSP dan sejumlah oknum Polri melakukan penyadapan terhadap Presiden, sejumlah Ketua Parpol, dan tokoh-tokoh lainnya.
Saya telah belasan tahun mengenal dekat LSP dan sayalah yang membesarkannya sampai menjadi Kapolri. Karena itu, saya sedih sekali dan mengecam LSP atas perbuatannya yang tercela thdp Presiden Prabowo dan tokoh2 lain. Penyadapan ini bukan saja aksi pengkhianatan yg luar biasa namun – melihat target2nya – merupakan bagian dari KONSPIRASI besar dan jahat terhadap negara. Saya mendorong Polri agar tidak ragu sedikitpun untuk mengusut kasus ini sampai tuntas – apa motivasinya, bagaimana cara kerjanya, siapa saja yang sudah menjadi korban, dan siapa di belakangnya – termasuk kemungkinan blackmail untuk tujuan tertentu, dan bahkan apakah ada kaitan dgn “mafia2” tertentu. Semoga semua anggota komplotan penyadap, terutama otaknya, dapat ditangkap, diadili dan dihukum yang seberat-beratnya dan tanpa pandang bulu. Di negara kita, tidak ada siapapun yang kebal hukum, termasuk saya.
Joko Widodo”
Ia kemudian mempersilakan Jokowi menggunakan pernyataan itu untuk mempertegas posisinya dalam masalah ini.
“Monggo pak Jokowi, silahkan digunakan draft pernyataan ini JIKA Bapak yakin berada di pihak yg benar, dan untuk membantu meyakinkan publik bhw Bapak tidak ada hubungan sama sekali dgn kasus penyadapan Presiden ini,” tegasnya. (amr)






Komentar (0)