Ditjen Minerba ESDM Beri Penghargaan pada PT Vale Indonesia atas Peran Industri Nikel dalam Memperkuat Ekonomi Nasional

tvonenews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta – PT Vale Indonesia Tbk sebagai bagian dari Mining Industry Indonesia (MIND ID), menerima apresiasi dan penghargaan dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi dan kinerja terbaiknya dalam kepatuhan pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Sumber Daya Alam Mineral dan Batubara kategori Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).

Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang Apresiasi Minerba 2026, bagian dari rangkaian Mineral & Batubara Convention-Expo (Minerba Convex) 2026, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada Selasa (3/11/2026) lalu.
 
Penghargaan bagi kelompok pemegang IUPK ini diserahkan kepada Vale Indonesia oleh Direktur Penerimaan Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Hendra Iswahyudi, Kategori kepatuhan pembayaran PNBP mencakup enam dari total 42 apresiasi yang diberikan dalam penyelenggaraan tahun ini.

Pengakuan pemerintah ini menegaskan pentingnya kepatuhan fiskal sebagai bagian dari tata kelola pertambangan yang bertanggung jawab.

Dalam konteks yang lebih luas, pemenuhan kewajiban kepada negara turut memperkuat peran industri nikel dalam mendukung penerimaan negara dan pembangunan ekonomi nasional.

Komitmen Vale Indonesia dalam memenuhi kewajiban fiskal tercermin dari realisasi PNBP yang mencapai AS$52,06 juta sepanjang 2025, meningkat 87,9% dibandingkan AS$27,70 juta pada 2024.

Kenaikan ini terutama ditopang oleh royalti produksi yang mencapai AS$45,55 juta, lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Penguatan pembayaran kewajiban terkait pertambangan juga berlanjut pada 2026. Selama sembilan bulan pertama tahun ini, Vale Indonesia mencatat pembayaran royalti dan retribusi sebesar AS$101,63 juta, meningkat 91,4% dibandingkan AS$53,11 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.
 
Perkembangan tersebut menunjukkan semakin besarnya pembayaran kewajiban Perseroan kepada negara seiring pertumbuhan kegiatan usaha, sekaligus memperkuat peran industri nikel dalam mendukung perekonomian nasional.

 

Pertumbuhan Usaha yang Memperkuat Kontribusi Fiskal
 
Sejak didirikan pada 1968, Vale Indonesia telah berkembang dari kegiatan penambangan dan pengolahan nikel di Sorowako, Sulawesi Selatan, menjadi perusahaan dengan portofolio pertumbuhan di sejumlah wilayah Sulawesi.
 
Selain mempertahankan kegiatan operasional di Sorowako, Perseroan terus mengembangkan kegiatan usaha di Bahodopi, Sulawesi Tengah, dan Pomalaa, Sulawesi Tenggara.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Muhammadiyah Buat ChatHPT, AI yang Tidak Boleh Asal Jawab Hukum Islam Tanpa Rujukan
• 17 jam lalu
0
thumb
Sejumlah Orang Terekam CCTV saat Kebakaran TN Way Kambas, Diduga Pelaku
• 3 jam lalu
0
thumb
Kemenkes Akan Bangun Dua Rumah Sakit Tipe C di Papua Pegunungan pada 2027, Mamberamo Tengah dan Lanny Jaya Jadi Prioritas
• 8 jam lalu
0
thumb
Pesanan 20.600 Unit Canter Dongkrak Penjualan Mitsubishi Fuso
• 3 jam lalu
0
thumb
Hyundai Neira Meluncur 20 November 2026, Harga Rp 300 Jutaan?
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.