Menelusuri Jabatan 4 Jenderal Polisi Saat Operasi Penyadapan Presiden

liputan6.com
5 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Empat jenderal polisi terseret kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto. Selain Prabowo, mereka diduga juga menyadap nomor pejabat negara, tokoh politik, media, organisasi masyarakat, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan pengusaha.

Bareskrim Polri mengungkapkan, dugaan penyadapan tersebut berlangsung sepanjang 2025 hingga 2026. Dalam prosesnya, sejumlah nomor telepon dimasukkan ke dalam sistem Lawful Interception Management System (LIMS) tanpa melalui verifikasi dan tidak berkaitan dengan proses penegakan hukum. Lokasi penyadapan di lingkungan Polri.

Advertisement

BACA JUGA: Mengurai Peran 4 Jenderal dalam Operasi Penyadapan Presiden

Empat jenderal yang telah ditetapkan sebagai tersangka adalah mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Irjen Ahrie Sonta Nasution, Irjen Eko Hadi Santoso, dan terbaru Irjen Slamet Uliandi. Tiga sudah ditahan, sementara Slamet belum.

Keempatnya memiliki perjalanan karier panjang dan pernah menduduki sejumlah jabatan strategis di lingkungan Polri. Bahkan, beberapa di antaranya pernah bertugas di lingkungan Istana Kepresidenan.

Lantas, jabatan apa saja yang pernah dan sedang mereka emban selama periode dugaan penyadapan tersebut?

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Menko Polkam Sampaikan Dukacita atas Gugurnya Prajurit dan Petugas Karhutla
• 3 jam lalu
0
thumb
Piala Asia 2027 Mundur hingga Desember, Bisa Menguntungkan Timnas Indonesia: Perbanyak Uji Coba
• 20 jam lalu
0
thumb
Polri & Ditjen Imigrasi Perkuat Pengawasan Buronan, Terhubung ke 196 Negara Anggota Interpol
• 4 jam lalu
0
thumb
Aset Industri Asuransi Tembus Rp1.192 Triliun pada September 2026
• 5 jam lalu
0
thumb
OJK Blokir Hampir 40 Ribu Rekening Terindikasi Judi Online per September 2026
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.