Prabowo ingin bangun Museum Agung Nasional di Monas

antaranews.com
7 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menginginkan pembangunan Museum Agung Nasional (Grand National Museum) di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, sebagai pusat sejarah, pendidikan, hiburan, dan rekreasi bagi masyarakat.

"Setelah selesainya revitalisasi Galeri Nasional dan Museum Gajah, Bapak Presiden ingin Indonesia memiliki museum berskala besar yang menjadi pusat sejarah, pendidikan, hiburan, dan rekreasi, khususnya bagi para pelajar dan generasi muda," kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di Jakarta, Kamis malam.

Pembangunan itu merupakan kelanjutan setelah rampungnya revitalisasi Galeri Nasional di Jalan Medan Merdeka Timur, dan Museum Nasional Indonesia/Museum Gajah di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Teddy mengatakan arahan tersebut disampaikan Presiden Prabowo kepada Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis.

Baca juga: Menbud resmikan Museum Keris Indonesia usai revitalisasi

Rapat tersebut juga dihadiri Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin. Selain pembangunan Museum Agung Nasional, pertemuan itu membahas revitalisasi kawasan Monas dan Stasiun Gambir serta pembangunan jaringan rel kereta api di Pulau Bali.

Menurut Teddy, pembangunan museum dan revitalisasi kawasan Monas bertujuan menjadikan kawasan tersebut lebih nyaman dan indah, sekaligus memperkuat nilai sejarah dan edukasi bagi masyarakat yang berkunjung.

Presiden juga menginginkan peningkatan fasilitas publik melalui program revitalisasi tidak hanya menghasilkan layanan yang lebih baik, tetapi juga menjadi kebanggaan nasional.

"Bapak Presiden berkeinginan agar revitalisasi kawasan Monas, Stasiun Gambir, dan pembangunan Grand Museum, serta pengembangan layanan kereta api di Bali tidak hanya menghadirkan fasilitas publik yang lebih baik, tetapi juga menjadi kebanggaan nasional," ujar Teddy.

Baca juga: Menbud resmikan Galeri Prajnaparamita, hadirkan "Mona Lisa dari Jawa"

Baca juga: Galeri Nasional direvitalisasi jadi etalase jejak seni rupa Indonesia




Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Reaksi Erick Thohir usai Laga Timnas Indonesia Vs Yordania Batal, Akui Agenda Garuda di FIFA Matchday November Limbung
• 16 jam lalu
0
thumb
Kemenkes Catat 401 Ribu Kasus ISPA Akibat Karhutla
• 7 jam lalu
0
thumb
Ria Ricis Banjir Hujatan Usai Turun Tangan Bantu Padamkan Karhutla, Outfit Serba Putih Jadi Sorotan
• 21 jam lalu
0
thumb
AC Milan Dipermalukan di Kandang dan Terancam Kandas di Fase Liga, Amorim: Saya tidak akan Menyerah
• 1 jam lalu
0
thumb
Kesaksian Jokowi di Sidang Roy Suryo, Keberatan Ijazah Dibilang Palsu hingga Akui Nama Kecilnya Mulyono
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.