JAKARTA, KOMPAS.TV - Setelah Istana mengungkap adanya dugaan makar dalam penyadapan Presiden Prabowo yang dilakukan oleh mantan Kapolri Jenderal Listyo, sejumlah parpol koalisi mendesak polisi harus mengusut siapa dalang dan motif di balik penyadapan ini.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, mendorong pengusutan dalang penyadapan yang dilakukan Jenderal Listyo cs diusut tuntas.
Tak hanya dalang, polisi juga harus mengungkap motif penyadapan. Golkar pun mengaku kaget jika penyadapan Presiden dilakukan oleh orang kepercayaannya sendiri. Sementara, anggota Komisi III DPR dari Fraksi Demokrat, Benny K. Harman, menilai peran tiga jenderal polisi dalam kasus itu membuktikan adanya persekongkolan yang dibuat kelompok tertentu.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyebut Presiden Prabowo mengaku prihatin ketika tahu dirinya disadap oleh anak buahnya sendiri, mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit. Informasi penyadapan ini diterima Prabowo berdasarkan laporan Kapolri baru, Jenderal Suyudi Ario Seto.
Sekjen Partai Gerindra, Sugiono, memastikan akan berkonsolidasi dengan partai politik koalisi lainnya untuk membahas kasus penyadapan Presiden ini dan adanya temuan dugaan makar yang dilakukan mantan Kapolri Jenderal Listyo.
Polisi masih menyidik Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan dua tersangka lainnya untuk mendalami motif penyadapan dan temuan dugaan makar seperti yang diungkap oleh Istana. Hingga saat ini, 10 orang saksi dan 3 ahli sudah diperiksa polisi untuk mendalami kasus penyadapan Presiden ini.
Akankah Partai Solidaritas Indonesia diajak dalam konsolidasi kasus penyadapan ini? Kita bahas dengan sejumlah narasumber.
Ada Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia; Guru Besar Ilmu Politik UIN, Burhanuddin Muhtadi; dan Andi Azwan, Ketua Umum Militan Gibran 08 Nusantara.
Baca Juga: POV Hadiri Sidang Kesaksian Jokowi, Penjagaan Ketat hingga Dinamika Sidang Ijazah Terdakwa Roy-Tifa
#penyadapan #presidenprabowo #politik #konsolidasi
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Shinta-Milenia
Sumber : Kompas TV
- konsolidasi
- gerindra
- penyadapan
- penyadapan presiden
- presiden prabowo






Komentar (0)