Jakarta, VIVA - Memulai investasi tidak selalu membutuhkan modal jutaan rupiah. Saat ini, masyarakat Indonesia sudah bisa mengakses sejumlah produk investasi melalui aplikasi, bahkan ada layanan tabungan emas digital yang menerima pembelian mulai Rp10.000. Namun, nominal awal yang terjangkau bukan berarti semua instrumen investasi memiliki biaya, potensi keuntungan, dan risiko yang sama.
Menurut informasi resmi Pegadaian, layanan Tabungan Emas memungkinkan masyarakat membeli dan menyimpan saldo emas digital mulai Rp10.000. Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan masyarakat agar memahami legalitas, manfaat, biaya, dan risiko produk sebelum menanamkan uang.
Lantas, apa saja pilihan investasi digital yang dapat dipertimbangkan dengan modal terbatas? Berikut VIVA telah merangkum Kamis, (05/11/2026).
1. Emas digital mulai Rp10 ribu
Emas digital menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang ingin berinvestasi secara bertahap. Melalui layanan tabungan emas, pengguna dapat membeli emas sesuai nominal yang tersedia tanpa harus langsung memiliki emas batangan.
Keunggulannya adalah pembelian relatif mudah dan saldo dapat dipantau melalui layanan digital. Pegadaian juga menyebut pembukaan rekening melalui kanal digital tersedia tanpa biaya pembukaan, meskipun biaya pengelolaan rekening atau biaya lain tetap perlu diperiksa sesuai ketentuan layanan.
Meski demikian, harga emas dapat berfluktuasi. Investor juga perlu memperhitungkan selisih harga beli dan harga jual atau spread. Karena itu, nilai emas yang dimiliki belum tentu langsung menghasilkan keuntungan ketika dijual kembali.
2. Reksa dana untuk investasi bertahap
Reksa dana bisa menjadi alternatif bagi investor yang ingin mengakses pasar modal melalui platform digital. Dana dari sejumlah investor dikelola oleh manajer investasi sesuai kebijakan produk yang dipilih.
Berdasarkan penjelasan Bursa Efek Indonesia, reksa dana terdiri atas beberapa jenis, termasuk reksa dana pasar uang, pendapatan tetap, saham, dan campuran. Setiap jenis mempunyai karakteristik serta tingkat risiko berbeda.
Untuk modal Rp10.000, calon investor perlu memeriksa batas minimum pembelian pada aplikasi dan produk yang dipilih karena ketentuannya tidak selalu sama.
Reksa dana pasar uang umumnya memiliki risiko relatif lebih rendah dibandingkan reksa dana saham, tetapi tetap tidak bebas risiko. Investor harus membaca prospektus dan memahami bahwa nilai investasi maupun hasil yang diterima tidak dijamin.






Komentar (0)