Jakarta, tvOnenews.com - Xiaomi dikabarkan mulai membuka perekrutan tenaga profesional di sektor otomotif Australia. Langkah tersebut menjadi bagian dari persiapan perusahaan teknologi asal China itu untuk memasuki pasar kendaraan dengan sistem kemudi kanan pada paruh pertama 2028.
Menurut laporan CarNewsChina pada Kamis, perekrutan tersebut merupakan salah satu upaya Xiaomi dalam mempersiapkan ekspansi bisnis otomotif ke pasar global. Perusahaan kini mulai menjajaki peluang untuk memasarkan kendaraan buatannya di luar China.
Sebelumnya, Presiden Xiaomi Lu Weibing telah memaparkan rencana ekspansi otomotif perusahaan dalam acara Investor Day pada April 2026. Ia menyebut Xiaomi menargetkan masuk ke pasar Eropa pada paruh kedua 2027.
Setelah itu, Xiaomi berencana memperluas jangkauan ke negara-negara yang menerapkan sistem kemudi di sisi kanan pada paruh pertama 2028. Australia, Inggris, Jepang, dan Selandia Baru menjadi sejumlah pasar potensial yang masuk dalam sasaran ekspansi tersebut.
Media otomotif Australia, Drive dan CarExpert, juga telah memberitakan perkiraan kehadiran mobil Xiaomi di ruang pamer lokal pada 2028. Meski demikian, perusahaan belum memberikan informasi resmi mengenai model yang akan dipasarkan, harga, maupun strategi penjualan ritel di Australia.
Selain Australia, Xiaomi juga dikabarkan mulai menjajaki peluang untuk menjalankan bisnis penjualan kendaraan secara langsung di Jepang. Indonesia turut masuk dalam kategori pasar potensial karena negara ini juga menggunakan sistem kemudi di sisi kanan.
Di sisi lain, semakin kuatnya kehadiran produsen mobil asal China di pasar internasional berpotensi menjadi pertimbangan Xiaomi dalam menentukan prioritas ekspansinya. Sejumlah negara telah menunjukkan peningkatan pangsa pasar kendaraan asal China dalam beberapa tahun terakhir.
Pada 2025, merek-merek mobil China diperkirakan menguasai 32,4 persen pasar otomotif Thailand, 16,7 persen di Australia, dan 15 persen di Afrika Selatan. Sementara itu, di Inggris, produsen asal China mencatatkan pangsa 13,1 persen dari total registrasi mobil baru selama periode kuartal ketiga 2025 hingga kuartal kedua 2026.
Untuk memperkuat langkah ekspansi tersebut, Xiaomi memiliki sejumlah model yang berpotensi dipasarkan ke luar negeri. Sedan SU7 dan SUV YU7 menjadi dua kendaraan yang dapat diandalkan perusahaan untuk memasuki pasar otomotif internasional pada masa mendatang. (ant/fan)





Komentar (0)