EVOLUSIA 2026 Tekankan Pentingnya Kolaborasi Industri dan Pendidikan Fesyen

metrotvnews.com
14 jam lalu
Cover Berita

Bandung: Pergelaran busana dan pameran EVOLUSIA 2026 menjadi wadah bagi calon desainer untuk menampilkan kreativitas sekaligus memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri fasyen. Kolaborasi kedua sektor dinilai penting agar lulusan perguruan tinggi mampu menghasilkan karya inovatif yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

Pandangan tersebut disampaikan perwakilan PT Multi Sandang Tamajaya, Lusyana Gunawan, saat menghadiri EVOLUSIA 2026 yang digelar Program Studi Diploma III Seni Rupa dan Desain, konsentrasi Fashion Design, Fakultas Humaniora dan Industri Kreatif (FHIK), Universitas Kristen Maranatha.

Menurut Lusyana, industri dan institusi pendidikan memiliki fungsi yang saling melengkapi dalam membangun ekosistem fashion. Sinergi keduanya diperlukan untuk menyiapkan talenta desainer muda yang tidak hanya memiliki kemampuan kreatif, tetapi juga memahami perkembangan dan tantangan industri.

"Kami dari PT Multi Sandang Tamajaya memandang bahwa kolaborasi antara industri dan dunia pendidikan sangat penting. Sebab, kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Industri tidak bisa berjalan sendiri, begitu pula dunia pendidikan, karena masing-masing memiliki peran yang saling melengkapi," kata Lusyana, Kamis, 5 November 2026.
 

Baca Juga :

EVOLUSIA 2026 Jadi Cerminan Dinamika Mahasiswa Fashion Design Maranatha


Lusyana menjelaskan, perguruan tinggi berperan memberikan bekal pengetahuan, mengembangkan kreativitas, serta membentuk karakter mahasiswa sebagai calon desainer profesional. Ketiga aspek tersebut menjadi dasar bagi mahasiswa untuk mengolah ide dan menciptakan karya dengan identitas yang kuat.

Meski demikian, keterampilan kreatif perlu disertai pemahaman mengenai kondisi pasar. Dalam hal ini, pelaku industri tekstil dapat memberikan pengetahuan praktis terkait karakter konsumen, tren pasar, hingga tahapan produksi.

"Dunia pendidikan berperan dalam membekali mahasiswa dengan ilmu pengetahuan, kreativitas, serta pembentukan karakter. Sementara itu, kami dari pihak industri juga memberikan pembekalan mengenai karakter konsumen, karakter pasar, teknik produksi, hingga bagaimana menghasilkan produk yang benar-benar dapat diterima dan laku di pasaran," beber Lusyana.

Ia menilai, pemahaman terhadap kebutuhan konsumen menjadi salah satu aspek penting yang perlu dimiliki desainer. Sebuah produk fashion tidak cukup hanya mengandalkan daya tarik visual, tetapi juga perlu mempertimbangkan selera dan kebutuhan pasar.

"Oleh karena itu, menurut saya, kedua bagian besar ini, yaitu industri dan dunia pendidikan, sangat penting untuk saling berkolaborasi," ujar Lusyana.


Pertunjukan busana karya calon desainer muda dari mahasiswa Universitas Kristen Maranatha saat tampil di ajang EVOLUSIA 2026 di Imah Seniman, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis, 5 November 2026


Lebih lanjut, Lusyana berharap kerja sama antara perguruan tinggi dan industri tidak berhenti pada dukungan terhadap kegiatan atau pemberian sponsor. Kemitraan tersebut perlu dikembangkan menjadi hubungan jangka panjang yang memungkinkan kedua pihak saling mendukung dan berkembang.

"Saya juga berharap hubungan antara industri dan dunia pendidikan tidak hanya sebatas kolaborasi dalam bentuk dukungan atau sponsor. Lebih dari itu, saya berharap kedua pihak bisa saling mendekatkan diri sehingga dapat menjadi mitra untuk bertumbuh dan berkembang bersama," ungkap Lusyana.

Lusyana turut menyampaikan pesan kepada para lulusan Universitas Kristen Maranatha yang menampilkan karya dalam EVOLUSIA 2026. Ia berharap para desainer muda tidak hanya menghasilkan rancangan yang menarik dari sisi estetika, tetapi juga mampu mengembangkan produk yang memiliki nilai ekonomi.

"Harapan kami untuk para lulusan Universitas Kristen Maranatha yang tampil dalam EVOLUSIA siang ini, ada satu hal yang perlu ditekankan. Kita jangan hanya mampu berkreasi dan menghasilkan sesuatu yang indah," tandas Lusyana.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Yenny Wahid Jadi Presiden Federasi Perempuan se-Asia Tenggara
• 13 jam lalu
0
thumb
Bournemouth jaga catatan sempurna setelah menang 3-1 atas Sparta Praha
• 6 jam lalu
0
thumb
Wamendag Dyah Roro: Kerja Sama D-8 Tak Boleh Berhenti di Atas Kertas
• 9 jam lalu
0
thumb
Seskab Ungkap Prabowo Minta Revitalisasi Gambir hingga Monas Dipercepat
• 14 jam lalu
0
thumb
Beda dari Inara Rusli, Wardatina Mawa Ungkap Alasan Tak Lepas Cadar Usai Bercerai, Ngaku Tetap Bisa Cari Nafkah
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.