AHY Andalkan JSDP untuk Air Bersih Jakarta, Esktrasi Air Tanah Ditekan

disway.id
13 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Menteri Koordinator Bidanh Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengandalkan Jakarta Sewerage Development Projetc (JSDP) sebagai salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Jakarta sekaligus menekan penggunaan air tanah.

Hal tersebut disampaikan AHY saat meninjau lokasi proyek instalasi pengolahan air limbah (IPAL) JSDP Zona 1 di Jakarta Utara, Kamis, 5 November 2026.

BACA JUGA:Fakta-Fakta Persidangan Kasus Ijazah Jokowi, Kronologi Lulusan UGM hingga Berkumis Tipis dan Berkacamata

Proyek IPAL Zona 1 itu, kata AHY, diharapkan mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap ekstraksi air tanah yang selama ini menjadi salah satu faktor penyebab penurunan muka tanah atau land subsidence di Jakarta.

AHY bilang, persoalan ketersediaan air bersih masih menjadi tantangan bagi kota besar dengan kepadatan penduduk tinggi. 

Karena itu, pembangunan fasilitas pengolahan air limbah perlu dikawal agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat.

"Dengan demikian kita tidak berharap terlalu banyak melakukan ekstraksi air dalam tanah. Itulah yang sering menyebabkan land subsidence, penurunan permukaan tanah," kata AHY, Kamis.

BACA JUGA:Refly Harun Bongkar Kejanggalan Ijazah saat Jokowi Perlihatkan Dokumen di Persidangan

Dia mengemukakan, air limbah yang telah melalui proses pengolahan di fasilitas IPAL nantinya akan diarahkan ke Waduk Pluit. Kapasitas pengolahan yang direncanakan mencapai 3.000 liter per detik.

AHY berharap, kapasitas tersebut dapat membantu mengurangi beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih. Terutama di wilayah Jakarta Utara, Jakarta Pusat, dan Jakarta Barat.

"Kalau 3.000 liter per detik ini bisa lancar setiap hari, setiap saat, maka mudah-mudahan bisa mengurangi beban masyarakat untuk mendapatkan air bersih yang mencukupi," ungkapnya.

Menurut AHY, pengelolaan air limbah juga berkaitan erat dengan persoalan lingkungan dan kesehatan masyarakat. 

BACA JUGA:AHY Kawal Proyek IPAL Rp 7,7 Triliun, JSDP Ditargetkan Rampung Tahun Depan

Limbah rumah tangga maupun industri yang tidak dikelola dengan baik berpotensi menimbulkan masalah serius bagi kawasan perkotaan.

Diketahui, pembangunan JSDP Zona 1 merupakan proyek strategis nasional hasil kerja sama Indonesia dengan Jepang.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kapolri Suyudi Bertemu Jenderal Purnawirawan, Bahas Kasus Listyo Cs Sadap Prabowo
• 17 jam lalu
0
thumb
IHSG Menggila di Awal Perdagangan, Sempat Tembus 5.039 dengan 402 Saham Menguat
• 23 jam lalu
0
thumb
Bareskrim Polri Periksa Bonatua Silalahi Terkait Suket Gibran
• 8 jam lalu
0
thumb
Polrestabes Medan Gandeng 120 Kades Deklarasi Tolak Narkoba
• 19 jam lalu
0
thumb
I League Cup: Carlos Pena Akui Ada Hal Positif di Balik Kekalahan Persita dari Dewa United
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.